Hendra Jadi Satu-satunya Kandidat, Penjaringan Ketua Karang Taruna Kaltim Resmi Berakhir

GSNews.id — Tahapan penjaringan bakal calon Ketua Karang Taruna Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode mendatang resmi berakhir. Hingga batas akhir penutupan, panitia hanya menerima satu nama yang masuk sebagai kandidat, yakni Hendra.

Tahap Verifikasi

Ketua Steering Committee (SC) PNKT, Benny Irwanto, menyampaikan seluruh proses administrasi telah dituntaskan sampai hari terakhir pendaftaran.

“Pendaftaran sudah dibuka sejak 10 April 2026 dan hari ini resmi ditutup. Dari proses tersebut, hanya satu calon yang mendaftar, yaitu Saudara Hendra,” ujarnya.

Menurut Benny, panitia tidak hanya memeriksa kelengkapan berkas, tetapi juga melakukan penilaian terhadap sejumlah aspek penting.

Beberapa unsur yang menjadi perhatian meliputi latar belakang pendidikan, pengalaman organisasi, serta rekam jejak calon dalam aktivitas pemberdayaan pemuda dan sosial kemasyarakatan.

Temu Karya Daerah Disiapkan Mei 2026

Sementara itu, Ketua Caretaker, Agus Maimun, mengatakan agenda organisasi selanjutnya adalah mempersiapkan pelaksanaan forum resmi Temu Karya Daerah yang direncanakan berlangsung pada Mei 2026.

Menurutnya, forum tersebut menjadi tahapan penting dalam proses penetapan kepemimpinan baru Karang Taruna tingkat provinsi.

“Kami dari PNKT telah melakukan semua proses asistensi dengan seluruh stakeholders seperti pemerintahan provinsi, khususnya Kadinsos Provinsi Kalimantan Timur,” kata Agus.

Ia menambahkan, koordinasi dengan para pemangku kepentingan dilakukan agar pelaksanaan forum berjalan tertib dan menghasilkan keputusan yang sesuai mekanisme organisasi.

Momentum Konsolidasi Pemuda Kaltim

Di sisi lain, Hendra menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan hingga dirinya resmi terdaftar sebagai kandidat bakal calon Ketua Karang Taruna Provinsi Kaltim

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan sehingga tepat hari ini saya dapat mendaftarkan diri sebagai kandidat calon Ketua Karang Taruna tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” ucapnya.

Menurut Hendra, proses ini bukan sekadar tahapan pencalonan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat soliditas pemuda di daerah.

“Momentum ini juga bisa dimaknai sebagai konsolidasi bagi pemuda/pemudi Kalimantan Timur dalam satu bingkai organisasi pemuda Karang Taruna,” ujarnya.

Harapan Kepemimpinan Baru

Panitia berharap kepemimpinan baru nantinya mampu membawa semangat pembaruan, khususnya dalam kreativitas dan inovasi program kerja organisasi.