Pokdarwis Benua Raya Kukar Bidik Sertifikasi Pemandu Wisata Gua

Ilustrasi pemandu wisata gua yang berperan mendampingi pengunjung.

GSNews.id – Penguatan kompetensi pemandu menjadi salah satu kebutuhan Pokdarwis Benua Raya dalam mengembangkan wisata petualangan di Desa Sanggulan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Setelah memperoleh pelatihan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, kelompok ini berharap ada dukungan lanjutan berupa sertifikasi bagi pemandu wisata.

Ketua Pokdarwis Benua Raya, Sopian, mengatakan dukungan yang diterima sejauh ini berupa pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pengelola. Sementara bantuan pembangunan maupun pengadaan peralatan belum diperoleh, seiring kebijakan efisiensi anggaran.

“Dari Dinas Pariwisata Kukar, kami mendapatkan dukungan berupa pelatihan. Sementara itu, untuk bantuan pembangunan maupun pengadaan peralatan, sejauh ini belum ada karena kondisi efisiensi anggaran,” ujar Sopian, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, kemampuan pemandu sangat penting dalam menunjang wisata gua yang membutuhkan persiapan dan pendampingan khusus. Selain memahami jalur penjelajahan, pemandu juga perlu menguasai informasi mengenai kawasan serta mampu memperhatikan keselamatan pengunjung.

Karena itu, Sopian berharap pelatihan dapat dilanjutkan dengan program sertifikasi agar kompetensi pemandu semakin terukur. Langkah tersebut dinilai dapat mendukung peningkatan kualitas pelayanan sekaligus kesiapan pengelola dalam menghadapi kegiatan wisata petualangan.

“Pelatihan tetap penting bagi kami, terutama untuk meningkatkan kemampuan pemandu wisata. Ke depan, pemandu juga perlu mendapatkan sertifikasi agar pelayanan dan aspek keselamatan dalam kegiatan wisata semakin baik,” katanya.

Desa Sanggulan memiliki sejumlah potensi wisata gua, di antaranya Goa Binuang, Goa Labirin, dan Goa Tanjak Langit. Pokdarwis Benua Raya juga berencana mengembangkan aktivitas petualangan lain, seperti repling, panjat tebing, dan wisata air terjun.

Namun, pengembangan berbagai kegiatan tersebut masih memerlukan persiapan lebih lanjut. Selain kesiapan fasilitas, kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting agar potensi wisata dapat dikelola secara lebih optimal.

Sopian berharap Dispar Kukar dapat terus memberikan pelatihan dan pendampingan untuk mendukung pengembangan ekowisata di Desa Sanggulan.

“Kami berharap pendampingan dan pelatihan seperti ini bisa terus berlanjut untuk mendukung pengembangan ekowisata di Desa Sanggulan,” ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan kemampuan pemandu perlu berjalan seiring dengan rencana pengembangan destinasi. Dengan dukungan yang berkelanjutan, Pokdarwis Benua Raya berharap wisata gua dan aktivitas petualangan di Sanggulan dapat memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung. (adv/disparkukar)