GSNews.id – Tak hanya menawarkan panorama pesisir, Pantai Biru di Desa Kersik, Kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara (Kukar), juga menyimpan potensi wisata bawah laut. Keberadaan terumbu karang dan aktivitas snorkeling menjadi daya tarik yang dapat dikembangkan untuk memperkaya pengalaman wisatawan.
Sekretaris Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Biru, Jumriana, mengatakan penanaman terumbu karang buatan telah dilakukan sekitar tiga tahun lalu untuk mendukung ekosistem laut di kawasan tersebut.
“Jadi kami juga ada terumbu karang, ada snorkeling. Tiga tahun yang lalu juga dilakukan penurunan terumbu karang,” kata Jumriana, Kamis (1/10/2026).
Menurutnya, terumbu karang buatan tersebut dapat menjadi tempat berkumpulnya ikan. Potensi ini membuka peluang bagi pengelola untuk mengembangkan aktivitas wisata yang memungkinkan pengunjung mengenal kehidupan bawah laut.
Selain snorkeling, Pantai Biru juga memiliki banana boat untuk rekreasi air. Namun, fasilitas tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena pengelola belum memiliki speedboat yang memadai untuk menariknya.
Jumriana menjelaskan, selama ini pengelola masih mengandalkan kapal nelayan untuk keperluan tertentu, termasuk memeriksa kawasan perairan. Sementara itu, perahu wisata bantuan pemerintah provinsi masih dalam proses perbaikan.
“Cuman kami ada bantuan-bantuan, cuma belum ada speedboat-nya,” ujarnya.
Pengembangan wisata bawah laut dan rekreasi air diharapkan dapat menambah variasi aktivitas wisata di Pantai Biru Kersik. Ketersediaan sarana pendukung menjadi salah satu kebutuhan agar potensi perairan tersebut bisa dimanfaatkan lebih maksimal. (adv/disparkukar)




