GSNews.id – Media sosial menjadi salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan pengelola destinasi untuk menjangkau calon wisatawan. Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) pun mendorong kelompok sadar wisata (Pokdarwis) lebih rutin memublikasikan kegiatan dan keunggulan destinasi yang dikelola.
Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Dispar Kukar, Airin Susanti, mengatakan publikasi digital tidak hanya membantu memperkenalkan potensi wisata, tetapi juga memudahkan pemantauan aktivitas Pokdarwis.
“Sekarang kami juga bisa melihat kegiatan Pokdarwis melalui media sosial. Dari sana kelihatan kalau mereka sedang melakukan kegiatan atau ada perkembangan di destinasinya,” kata Airin, Jumat (18/9/2026).
Menurutnya, setiap pengelola dapat memanfaatkan media sosial untuk membagikan informasi mengenai kegiatan, fasilitas, maupun daya tarik yang dimiliki. Konten yang diperbarui secara rutin bisa memberikan gambaran kepada calon pengunjung sebelum mereka datang ke lokasi.
Dispar Kukar juga memiliki kanal media sosial yang digunakan untuk menyebarluaskan informasi pariwisata. Pokdarwis dapat memanfaatkan saluran tersebut untuk membantu memperluas jangkauan publikasi kegiatan di destinasi masing-masing.
“Kalau ada kegiatan, silakan dipublikasikan. Itu bisa menjadi informasi bagi masyarakat sekaligus membantu kami mengetahui perkembangan yang dilakukan oleh pengelola,” ujarnya.
Airin menambahkan, setiap destinasi memiliki keunikan yang bisa ditonjolkan melalui konten digital. Karena itu, pengelola diharapkan berinisiatif membangun citra destinasi secara mandiri, tanpa hanya bergantung pada promosi pemerintah.
“Setiap destinasi bisa menunjukkan keunggulannya masing-masing melalui media sosial. Jadi tidak hanya menunggu promosi dari dinas,” katanya.
Melalui promosi yang konsisten, Dispar Kukar berharap potensi wisata daerah semakin dikenal luas dan mampu menarik minat kunjungan wisatawan. (adv/disparkukar)



