Keberangkatan KM Prince Soya Tutup Arus Mudik Samarinda 2025

Keberangkatan KM Prince Soya menuju Parepare (Sumber: KOMPAS.com)

GSNews.id – Arus mudik Lebaran di Pelabuhan Samarinda berjalan lancar dan resmi memasuki tahap akhir. Keberangkatan KM Prince Soya menuju Parepare pada hari Jumat pukul 12.30 WITA menjadi penutup rangkaian pelayaran mudik tahun ini.


Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Samarinda, Mursidi, memastikan seluruh perjalanan berlangsung aman dan terkendali.


“Ini hanya sisa penumpang arus mudik saja. Puncaknya sudah terjadi pada 27 Maret kemarin dengan keberangkatan KM Adhitya yang mengangkut 1.789 penumpang ke Parepare,” ujarnya, dikutip dari KOMPAS.com, Jumat (28/3/2025).


Jumlah Penumpang Menurun dari Puncak Arus Mudik


Pada keberangkatan terakhir ini, jumlah penumpang tercatat 1.176 orang, angka yang dinilai masih dalam batas normal. Penurunan jumlah penumpang dibandingkan puncak arus mudik dipengaruhi oleh pilihan rute alternatif.


“Untuk hari ini berjalan normal saja karena penumpangnya terpecah, ada yang memilih berangkat dari Balikpapan dan Bontang,” tambah Mursidi.


Tren Arus Mudik Kaltim


Puncak arus mudik Pelabuhan Samarinda tercatat pada 27 Maret dengan 1.789 penumpang.


Pola tahunan menunjukkan puncak mudik terjadi 5–7 hari sebelum Idulfitri, dengan penurunan tajam setelahnya.


Rute Samarinda–Parepare merupakan jalur laut paling padat dari Samarinda karena menghubungkan mayoritas pemudik asal Sulawesi Selatan.


Pemecahan rute oleh pemudik melalui Pelabuhan Balikpapan dan Bontang telah menjadi kecenderungan dalam 3 tahun terakhir untuk menghindari penumpukan di satu titik keberangkatan.


KSOP Fokus Siapkan Arus Balik Lebaran 2025


Meski arus mudik berlangsung lancar, KSOP Kelas I Samarinda kini memusatkan perhatian pada arus balik, yang diprediksi melonjak mulai 4 April 2025.


“Kami fokus mengantisipasi arus balik ini, sehingga perlu mempersiapkan skema yang tepat agar tidak terjadi penumpukan penumpang,” tutup Mursidi.