GSNews.id – Pengembangan wahana waterboom di kawasan wisata Pulau Kumala, Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), belum dapat dipastikan rampung tahun ini. Keterbatasan anggaran daerah membuat pemerintah mempertimbangkan untuk kembali mengusulkan dana penyelesaian pembangunan pada 2027.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Sadli, mengatakan Pulau Kumala menjadi salah satu fokus pengembangan destinasi wisata. Penambahan wahana diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan rekreasi bagi masyarakat dan wisatawan.
“Untuk tahun ini, program pengembangan pariwisata difokuskan di Pulau Kumala. Salah satunya adalah upaya memperluas kunjungan wisata melalui pembangunan berbagai wahana, termasuk waterboom,” ujar Sadli, Rabu (16/9/2026).
Namun, rencana melanjutkan pembangunan tersebut harus menyesuaikan kemampuan keuangan daerah. Anggaran lebih dari Rp4 miliar yang sebelumnya direncanakan untuk tahun ini berpotensi tidak terealisasi.
Menurut Sadli, dana tersebut dibutuhkan untuk menuntaskan sejumlah pekerjaan yang masih tersisa. Sebagian pembangunan telah dilaksanakan, tetapi masih ada beberapa bagian yang belum selesai.
“Anggaran sekitar Rp4 miliar tersebut diperuntukkan bagi penyelesaian pembangunan. Secara umum, pembangunan sudah berjalan dan sebagian telah selesai. Namun, masih ada beberapa item yang belum diselesaikan,” jelasnya.
Pemerintah daerah masih mempertimbangkan pengajuan kembali anggaran penyelesaian proyek tersebut pada tahun depan. Realisasinya akan bergantung pada kondisi keuangan daerah dan hasil pembahasan anggaran.
“Insyaallah, pembangunan tersebut akan kembali diusulkan pada tahun depan,” katanya.
Sadli menambahkan, dirinya belum dapat memberikan keterangan terperinci mengenai progres fisik pembangunan karena pekerjaan tersebut tidak ditangani langsung oleh bidangnya. Informasi lebih lanjut masih perlu dikoordinasikan dengan pihak terkait.
Penyelesaian waterboom diharapkan dapat memperkuat daya tarik Pulau Kumala sebagai destinasi rekreasi di Kukar. Dengan tambahan wahana, kawasan tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak pengunjung sekaligus mendukung pengembangan pariwisata daerah. (adv/disparkukar)




