GSNews.id — Memasuki hari kerja pertama usai libur panjang Idulfitri 1446 H/2025 M, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah fasilitas pelayanan publik. Langkah ini bertujuan mengecek kesiapan layanan serta memastikan kenyamanan masyarakat dalam mengakses fasilitas publik.
RSUD AWS Jadi Titik Awal Sidak
Sidak dimulai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abdoel Wahab Sjahranie (AWS), Samarinda. Antrean kendaraan sudah menumpuk di area parkir bahkan sebelum rombongan tiba, sehingga sempat menimbulkan kemacetan singkat.
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, didampingi Wakil Gubernur Seno Aji, meninjau langsung ruang-ruang poli dan memastikan fasilitas penunjang seperti sistem pendingin udara berfungsi optimal. Rudy menyatakan keprihatinannya atas lonjakan pasien pasca libur Lebaran.
“Ruang tunggu yang semestinya menampung 400 orang, kini harus menampung lebih dari 1.000 pasien. Ini perhatian serius,” ujarnya.
Sidak Berlanjut ke Kantor Samsat
Usai meninjau RSUD AWS, rombongan melanjutkan sidak ke Kantor Samsat Kota Samarinda di Jalan Wahid Hasyim I. Antusiasme masyarakat tinggi, dengan antrian tertib sejak pagi untuk mengurus administrasi pajak kendaraan.
Rudy menyampaikan apresiasi atas kepatuhan warga. “Penerimaan pajak akan dikembalikan sepenuhnya dalam bentuk pelayanan dan pembangunan. Semua tunggakan pajak kita putihkan, termasuk yang tertunggak 5 sampai 10 tahun,” katanya.
Selain pemutihan pajak, Pemprov Kaltim juga menyiapkan program undian berhadiah total Rp5 miliar bagi masyarakat yang taat membayar pajak. Program ini berlangsung selama tiga bulan, mulai 8 April hingga 30 Juni 2025.
Pemprov Tegaskan Layanan Publik Harus Optimal
Dengan sidak ini, Pemprov Kaltim ingin memastikan fasilitas pelayanan publik mampu melayani masyarakat secara maksimal, terutama pasca libur Lebaran.




