GSNews.id — Manchester City dihadapkan pada laga krusial saat bertandang ke markas Everton pada Selasa (5/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan menjadi harga mati bagi The Citizens untuk menjaga asa dalam perburuan gelar Premier League musim ini.
Tekanan Datang dari Jadwal Arsenal
Persaingan di papan atas semakin menekan City setelah Arsenal dijadwalkan lebih dulu bermain pada pekan yang sama. The Gunners akan menjamu Fulham di Emirates Stadium.
Jika Arsenal mampu mengamankan kemenangan, jarak poin di klasemen berpotensi melebar sebelum City memainkan laga mereka. Situasi ini membuat tekanan semakin besar bagi tim asuhan Pep Guardiola.
Posisi Klasemen dan Laga Tertunda
Saat ini, Manchester City tertinggal tiga poin dari Arsenal. Kondisi tersebut terjadi setelah City tidak tampil pada pekan sebelumnya karena fokus pada semifinal FA Cup.
Meski masih memiliki satu pertandingan lebih banyak, tambahan poin penuh tetap menjadi target utama. Kegagalan meraih kemenangan bisa berdampak langsung pada posisi mereka di klasemen sekaligus menekan mental tim.
Tak Ada Ruang untuk Kesalahan
Pengamat sepak bola Inggris, Alan Shearer, menilai situasi ini sangat menentukan bagi City. Ia menegaskan tidak ada toleransi terhadap kesalahan di fase akhir musim.
“Man City harus menang di sini. Tak boleh ada eror, tak boleh ada keselahan di tahap ini, dan saya sungguh berpikir dengan cara mereka bisa semacam mengubah-ubah strategi, seperti di semifinal Piala FA pekan lalu, saya akan kaget kalau Man City tidak mendapatkan tiga poin di Hill Dickinson pada Senin nanti,” ujarnya.
Kedalaman Skuad Jadi Andalan
City dinilai masih memiliki keunggulan dari sisi kedalaman tim. Keberadaan pemain-pemain kunci seperti Erling Haaland menjadi modal penting untuk menjaga konsistensi performa.
Dengan jadwal yang semakin padat dan tekanan klasemen yang ketat, Manchester City dituntut tampil stabil hingga akhir liga jika ingin mempertahankan gelar juara musim ini.




