GSNews.id – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan pemukulan terhadap pengemudi ojek online (ojol) oleh seorang prajurit TNI Angkatan Laut (AL) viral di media sosial. Peristiwa itu disebut terjadi di kawasan Jalan Letjen S. Parman, Jakarta Barat.
Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @cetul_22 dan menampilkan adu mulut antara seorang pengemudi ojol dengan pria berseragam TNI AL. Dalam rekaman itu, pengemudi ojol mengaku dipukul setelah terlibat cekcok di pinggir jalan.
Berdasarkan narasi yang beredar, insiden bermula saat prajurit TNI AL tersebut melaju di lajur kanan dan memotong jalur pengemudi ojol hingga hampir menyebabkan kecelakaan. Pengemudi ojol kemudian membunyikan klakson sebagai peringatan. Namun, tindakan itu diduga memicu emosi prajurit tersebut.
Keduanya lalu berhenti di tepi jalan dan terlibat adu argumen. Dalam video, terlihat prajurit tersebut mendatangi pengemudi ojol dan diduga melakukan pemukulan. Pengemudi ojol juga terdengar meminta pertolongan sambil merekam kejadian itu.
Menanggapi viralnya video tersebut, TNI Angkatan Laut membenarkan adanya insiden yang melibatkan anggotanya. Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal), Laksamana Pertama TNI Tunggul, menyampaikan bahwa prajurit yang terlibat berinisial Serka OTB dan berdinas di Lembaga Farmasi TNI Angkatan Laut (Lafial).
Tunggul memastikan, Serka OTB saat ini telah menjalani pemeriksaan oleh Pusat Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal). Proses hukum akan dilakukan secara transparan sesuai aturan yang berlaku di lingkungan TNI.
“Yang bersangkutan sedang dimintai keterangan. Apabila terbukti melakukan pelanggaran, akan diberikan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Tunggul.
TNI AL menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap anggota yang melanggar disiplin dan mencoreng nama institusi.
(ntdkplw)




