GSNews.id – Bursa calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Paser mulai diwarnai persaingan gagasan. Hamid menjadi salah satu kandidat yang menyatakan siap maju dengan membawa isu penguatan pengusaha lokal dan pelaku UMKM.
Pencalonan Hamid hadir di tengah persaingan dengan Taufiq, sosok yang dikenal sebagai konsultan dan memiliki pengalaman serta jejaring cukup luas di dunia usaha. Meski menyadari persaingan tidak mudah, Hamid tetap memilih maju dengan mengandalkan gagasan serta dukungan dari sejumlah pelaku UMKM.
Dorong Pengusaha Lokal Ambil Peran
Bagi Hamid, HIPMI harus memiliki ruang yang lebih luas bagi pengusaha muda, termasuk pelaku UMKM. Organisasi tersebut dinilai tidak semestinya hanya menjadi wadah bagi pengusaha yang telah memiliki modal dan usaha mapan.
“Saya ingin pengusaha Paser menjadi tuan rumah di tanah sendiri, bukan hanya menjadi penonton ketika investasi dan peluang usaha datang ke daerah kita,” tegasnya.
Investasi Harus Beri Ruang bagi Pengusaha Paser
Hamid menilai masuknya investasi ke Paser seharusnya turut membuka kesempatan bagi pelaku usaha lokal. Pengusaha daerah, menurutnya, perlu memperoleh pekuang untuk terlibat dalam rantai pasok, jasa, perdagangan hingga sektor pendukung lainnya.
Ia juga ingin HIPMI lebih dekat dengan pelaku UMKM. Menurut Hamid, penguatan dunia usaha tidak hanya bergantung pada perusahaan bermodal besar, tetapi juga pada usaha kecil yang tumbuh dari masyarakat.
“Saya ingin HIPMI hadir sampai ke pelaku usaha kecil. Mereka harus mendapatkan akses, pendampingan, jejaring dan kesempatan yang sama untuk berkembang,” ucap Hamid.
Andalkan Gagasan dan Dukungan UMKM
Di tengah persaingan dengan kandidat yang dinilai memiliki pengalaman dan jejaring lebih kuat, Hamid memilih membawa gagasan serta mengandalkan dukungan dari kalangan pengusaha akar rumput.
Dukungan sejumlah pelaku UMKM menjadi salah satu warna dalam pencalonannya. Hamid ingin suara pelaku usaha kecil dan menengah turut mendapat ruang dalam menentukan arah HIPMI Paser ke depan.
Ia menegaskan pencalonannya bukan semata untuk mengejar posisi Ketua Umum.
“Saya maju bukan karena merasa paling hebat. Saya maju karena ingin ada perubahan. Kalau pengusaha lokal tidak kita kuatkan sekarang, kapan lagi? Jangan sampai kita hidup dan berusaha di Paser, tetapi justru menjadi penonton di tanah sendiri,” jelas Hamid.
Kontestasi HIPMI Paser pun tidak hanya mempertemukan dua nama, tetapi juga membawa pilihan mengenai arah organisasi ke depan. Hamid berharap HIPMI dapat menjadi rumah bersama yang mampu memperkuat pengusaha muda dan UMKM di Kabupaten Paser. (*/rdks)




