GSNews.id – Pengelolaan destinasi wisata Bukit Mahoni di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, menjadi perhatian dalam kunjungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bersama Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau pelaksanaan sejumlah program sekaligus melihat perkembangan pengelolaan wisata yang dijalankan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mentari.
Ketua Pokdarwis Mentari, Lucky Anisa, mengatakan pihaknya menyampaikan berbagai aktivitas yang telah dilaksanakan selama mengelola Bukit Mahoni. Penjelasan tersebut memberikan gambaran langsung mengenai perkembangan kegiatan dan kondisi destinasi di lapangan.
“Sejumlah aktivitas yang sudah kami jalankan kami sampaikan saat peninjauan. Jadi mereka bisa mengetahui langsung bagaimana perkembangan kegiatan Pokdarwis Mentari di Bukit Mahoni,” ujar Lucky, Senin (7/9/2026).
Menurutnya, peninjauan menjadi kesempatan untuk melihat kembali pelaksanaan program sekaligus mengidentifikasi aspek pengelolaan yang masih perlu diperbaiki.
Pengalaman selama menjalankan kegiatan wisata juga menjadi bahan evaluasi bagi Pokdarwis dalam memahami kebutuhan dan tantangan di lapangan.
“Masukan dari pihak yang datang meninjau juga dapat menjadi bahan untuk memperbaiki sejumlah aspek yang masih perlu dibenahi,” tuturnya.
Lucky berharap perhatian dan pembinaan dari pemerintah dapat terus berlanjut agar kelompok pengelola wisata mampu meningkatkan kualitas pengelolaan destinasi.
Menurutnya, pendampingan yang berkelanjutan diperlukan untuk membantu anggota Pokdarwis menghadapi kebutuhan pengelolaan wisata yang terus berkembang.
Dengan itu, Pokdarwis Mentari berharap pengelolaan Bukit Mahoni dapat semakin baik sehingga potensi wisata desa bisa dikembangkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat setempat. (adv/disparkukar)




