Tanjung Limau Bidik Wisata Bahari Unggulan Lewat Potensi Bawah Laut

Pantai Panrita Lopi di Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kukar.

GSNews.id – Tak hanya mengandalkan panorama pantai, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), juga berupaya mengenalkan kekayaan bawah lautnya sebagai daya tarik wisata bahari.

Ketua Pokdarwis Pesona Pangempang, Muhammad Mansur, mengatakan pihaknya telah mendata sekitar 13 titik potensial untuk aktivitas snorkeling dan diving. Setiap lokasi memiliki karakteristik berbeda yang masih perlu dikaji untuk menentukan titik unggulan.

“Memang kami ingin wisata bawah laut ini bisa lebih dikenal. Selama ini orang lebih banyak mengenal Tanjung Limau dari wisata pantainya, padahal di bawah laut juga ada potensi yang bisa dikembangkan,” ujar Mansur, Senin (5/10/2026).

Salah satu daya tarik yang ditemukan adalah terumbu karang dengan kontur menyerupai perbukitan. Bentuk tersebut dinilai dapat memberikan pengalaman tersendiri bagi wisatawan yang ingin menjelajahi pemandangan bawah laut.

“Terumbu karangnya ada yang bentuknya berbukit-bukit. Itu yang menurut kami menjadi salah satu keunikan tersendiri dan bisa menjadi daya tarik ketika wisatawan melakukan penyelaman,” ungkapnya.

Selain potensi alam, akses menuju Tanjung Limau yang relatif mudah diharapkan turut mendukung kunjungan wisatawan dari berbagai daerah di Kalimantan Timur.

Namun, pengembangan wisata bawah laut masih memerlukan persiapan, mulai dari penentuan lokasi prioritas hingga kesiapan fasilitas pendukung dan aspek keselamatan pengunjung.

Mansur berharap perpaduan wisata pantai dan bawah laut dapat menjadi ciri khas Tanjung Limau sekaligus memperluas pilihan wisata bahari di Kukar.

“Kalau potensi ini bisa dikemas dan dikelola secara baik, kami berharap Tanjung Limau punya ciri khas sendiri,” tandasnya. (adv/disparkukar)