Kebakaran Hebat Hanguskan Dua Bangunan di Sungai Kunjang, Akses Sempit Hambat Pemadaman

GSNews.id – Warga Jalan Ulin Gang 5, Kelurahan Sungai Kunjang, Samarinda, dikejutkan kepulan asap hitam yang muncul dari sebuah rumah kosong pada Sabtu pagi sekitar pukul 09.10 Wita. Asap tebal itu segera memicu kepanikan di kawasan permukiman padat tersebut.


Sejumlah warga spontan berhamburan keluar rumah, menyelamatkan dokumen dan barang berharga yang sempat dijangkau. Bahkan beberapa di antaranya nekat mendekat ke lokasi api, mencoba membantu pemadaman awal dengan alat seadanya.


Diduga Berawal dari Kompor Gas


Rumah yang menjadi titik awal kebakaran diketahui milik seorang lansia yang saat kejadian tengah berdagang di pasar. Dugaan sementara, api dipicu kompor gas yang tidak dimatikan sebelum rumah ditinggalkan.


Akses Sempit Menyulitkan Petugas


Kepala Seksi Pemadaman dan Investigasi Damkarmat Samarinda, Wishnu, yang memimpin pemadaman bersama para relawan, mengungkapkan bahwa akses gang menjadi hambatan terbesar.


“Mobil pemadam tidak bisa masuk. Kami harus menarik selang cukup jauh sambil menerobos kerumunan warga,” ujarnya, Sabtu (12/4/2025).


Kondisi itu membuat proses pemadaman berlangsung cukup lama. Setelah berjuang hampir satu jam, api akhirnya berhasil dikendalikan.


Dua Bangunan Ludes, Warga Alami Luka


Dua bangunan hangus terbakar dalam insiden ini, satu rumah utama dan satu bangsal dua pintu yang berada tepat di belakangnya.


Dua warga mengalami luka ringan, salah seorang terluka akibat menginjak paku saat berlari tanpa alas, sementara satu lainnya sesak napas karena menghirup asap pekat. Keduanya langsung diberi pertolongan di lokasi.


Polisi Pasang Garis Polisi, Penyebab Masih Diselidiki


Pihak kepolisian kini memasang garis polisi di area kebakaran untuk menyelidiki penyebab pasti. Meski indikasi awal mengarah pada kelalaian penggunaan kompor, proses investigasi masih berjalan.


Wishnu mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.


“Periksa kompor dan aliran listrik. Hal sederhana ini bisa mencegah peristiwa serupa dan menyelamatkan nyawa,” tegasnya.