Di Pusat Kota Tenggarong, Pujasera Disiapkan Jadi Sentral Wisata Kuliner

Kawasan Wisata Kuliner Pujasera di Pusat Kota Tenggarong.

GSNews.id – Taman Pujasera Tenggarong disiapkan menjadi kawasan wisata kuliner yang menghadirkan beragam pilihan makanan, termasuk kuliner khas Kutai dan sajian kreatif.

Kehadiran kawasan ini diharapkan menambah pilihan destinasi bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Kota Raja.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan Pujasera menjadi lokasi yang direncanakan untuk pengembangan sentra wisata kuliner di Tenggarong.

Konsepnya tidak hanya berfokus pada makanan khas daerah, tetapi juga memberikan ruang bagi berbagai jenis kuliner.

“Ada. Rencananya berlokasi di Pujasera. Namun, kawasan Bujasera nantinya tidak hanya menyajikan kuliner khas Kutai,” kata Awang Ivan.

Kawasan tersebut dibangun sejak 2024 di area Tuah Himba, Kecamatan Tenggarong, dan dipersiapkan untuk mulai dimanfaatkan secara bertahap. Pada tahap awal, Dispar Kukar akan melihat respons masyarakat sekaligus perkembangan aktivitas kuliner di kawasan tersebut.

“Untuk tahap awal, kami ingin melihat terlebih dahulu bagaimana minat masyarakat terhadap kawasan tersebut. Saat ini masih dalam tahap persiapan dan mudah-mudahan sudah bisa mulai berjalan,” ujarnya.

Menurut Awang, keberadaan kawasan wisata kuliner akan semakin menarik jika didukung aktivitas lain yang mampu menghidupkan suasana.

Karena itu, kolaborasi lintas OPD, komunitas, dan berbagai pihak dinilai penting agar Pujasera tidak sekadar menjadi tempat makan, tetapi berkembang sebagai ruang kunjungan wisata.

“Kami berharap ada kolaborasi antar-OPD untuk mendorong dan meramaikan kawasan Bujasera tersebut,” jelasnya.

Selain menikmati kuliner, pengunjung nantinya dapat menikmati berbagai kegiatan di area panggung yang dapat dimanfaatkan oleh komunitas dan masyarakat.

Perpaduan kuliner dan aktivitas tersebut diharapkan membuat kawasan Pujasera lebih hidup dan memiliki daya tarik tersendiri.

“Kalau Bujasera semakin ramai, tentu akan menjadi salah satu ruang bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk mengembangkan sektor kuliner,” tandas Awang Ivan. (Adv/Disparkukar)