Dispar Kukar Buka Ruang Kolaborasi bagi Komunitas Film dan Budaya

TEKS FOTO: Komunitas Pilem Indie Tenggarong menggelar kegiatan bersama sebagai bagian dari pengembangan kreativitas dan jejaring komunitas di Kukar.

GSNews.id – Komunitas film, seni, musik hingga kebudayaan memiliki peluang untuk mengembangkan kegiatannya melalui komunikasi dan kolaborasi dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda, mengatakan pihaknya membuka kesempatan bagi komunitas dari berbagai sektor untuk menjalin komunikasi dengan pemerintah sesuai kebutuhan pengembangan masing-masing.

“Semua itu pasti dinaungi. Sektor film juga saya naungi, komunitas kebudayaan juga saya naungi,” ujarnya, Senin (28/9/2026).

Meski demikian, keterbukaan tersebut bukan berarti setiap komunitas langsung berstatus sebagai binaan Dispar Kukar. Menurut Zikri, hal terpenting adalah adanya komunikasi agar pemerintah dapat mengetahui kebutuhan dan potensi yang bisa dikembangkan bersama.

Ia menjelaskan, setiap komunitas memiliki perkembangan yang berbeda. Sebagian masih memerlukan penguatan dasar, sedangkan komunitas yang telah memiliki konsep dan kegiatan dapat didorong untuk meningkatkan kapasitasnya.

“Ada juga yang konsepnya sudah ada, kemudian kita kembangkan lagi dan kita naikkan levelnya,” jelasnya.

Karena itu, pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya berfokus pada pembentukan komunitas baru, tetapi juga memperkuat ekosistem yang telah tumbuh di masyarakat. Pendekatan ini diharapkan membuat komunitas semakin berkembang dan memiliki ruang lebih luas untuk berkarya.

“Mungkin yang sekarang ini dilakukan Dinas Pariwisata melalui Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif adalah bagaimana ekosistem yang sudah ada kita level up-kan,” tuturnya.

Melalui upaya tersebut, Dispar Kukar berharap komunitas dari berbagai bidang kreatif dapat memperluas jejaring, meningkatkan kualitas kegiatan, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah. (adv/disparkukar)