GSNews.id – Peresmian peremajaan Pabrik 2 PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) tidak hanya menandai peningkatan fasilitas industri pupuk nasional, tetapi juga menghadirkan simbol penghormatan terhadap tokoh adat di Kalimantan Timur.
Momentum Revamping Pabrik
Revamping Pabrik 2 Pupuk Kaltim diresmikan Kamis (29/1/2026) sebagai bagian dari upaya perusahaan menjaga keberlanjutan produksi. Peremajaan ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperpanjang usia pakai fasilitas produksi.
Sebagai salah satu produsen pupuk terbesar di Indonesia, Pupuk Kaltim memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya untuk sektor pertanian.
Sultan Kutai Kartanegara di Barisan Depan
Dalam peresmian tersebut, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, H Aji Muhammad Arifin, terlihat duduk sejajar dengan jajaran menteri dan pejabat tinggi negara di barisan depan. Penempatan ini berbeda dibanding sejumlah agenda kenegaraan sebelumnya.
Kehadiran Sultan di posisi tersebut dinilai mencerminkan penghormatan terhadap peran Kesultanan Kutai Kartanegara dalam sejarah serta dinamika pembangunan Kalimantan Timur.
Kilas Balik Perhatian Presiden
Pada agenda kenegaraan sebelumnya di Balikpapan, Presiden RI Prabowo Subianto sempat menyoroti penempatan Sultan Kutai Kartanegara yang berada di barisan belakang. Momen tersebut menjadi perhatian publik dan memperkuat sorotan terhadap posisi tokoh adat dalam acara-acara nasional.
Pejabat Nasional Hadir
Sejumlah pejabat nasional menghadiri peresmian tersebut, mulai dari jajaran Kementerian Pertanian, pimpinan DPR RI, hingga petinggi Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Penempatan Sultan Kutai Kartanegara sejajar dengan pejabat negara pada agenda ini menegaskan peran tokoh adat sebagai bagian dari ekosistem pembangunan nasional di Kalimantan Timur.



