Pemetaan Danau Kumbara Jadi Langkah Awal Penataan Destinasi Wisata

Destinasi Wisata Danau Kumbara di Kota Bangun

GSNews.id — Pengembangan Danau Kumbara mulai didukung dengan pendataan kondisi kawasan. Langkah ini dilakukan agar rencana penataan destinasi memiliki gambaran wilayah yang lebih jelas sebelum pengelola menambah fasilitas wisata.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mahardika menggandeng mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Mulawarman (Unmul) untuk menyusun peta kawasan Danau Kumbara di Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar).

Ketua Pokdarwis Mahardika, Deni Ilham Mardana, mengatakan pemetaan tersebut menjadi salah satu upaya menyiapkan data dasar bagi pengembangan destinasi.

“Kami bekerja sama dengan anak-anak KKN dari Universitas Mulawarman (Unmul) untuk membuat peta wilayah,” kata Deni saat dihubungi, Jumat (2/10/2026).

Menurut Deni, peta kawasan nantinya dapat membantu pengelola memahami kondisi wilayah di sekitar danau. Data tersebut juga bisa digunakan sebagai pertimbangan ketika menentukan lokasi fasilitas maupun membagi area aktivitas wisata.

Danau Kumbara memiliki luas sekitar dua hektare. Kawasan ini merupakan area pascatambang yang kemudian dikembangkan oleh masyarakat sebagai salah satu potensi wisata di Desa Kota Bangun III.

Saat ini, proses penyusunan peta masih berjalan seiring mahasiswa KKN Unmul melaksanakan kegiatan pengabdian di desa tersebut.

Deni berharap hasil pemetaan tidak berhenti sebagai data administrasi, tetapi dapat digunakan dalam penyusunan rencana pengembangan destinasi.

“Peta ini nantinya bisa menjadi gambaran wilayah Danau Kumbara dan membantu kami dalam melakukan penataan serta pengembangan kawasan wisata ke depannya,” ujarnya.

Dengan adanya gambaran kawasan, Pokdarwis dapat lebih mudah melihat bagian yang berpotensi dikembangkan maupun kebutuhan fasilitas yang perlu disiapkan secara bertahap.

Kolaborasi dengan mahasiswa KKN Unmul juga diharapkan memberikan tambahan data bagi pengelola dalam menyusun arah pengembangan Danau Kumbara sebagai destinasi wisata berbasis kawasan pascatambang.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan Danau Kumbara melalui perencanaan yang lebih terukur, sekaligus menyesuaikan pengembangan wisata dengan kondisi dan potensi kawasan. (adv/disparkukar)