Thailand Juara Umum SEA Games 2025, Indonesia Finis di Posisi Kedua

GSNews.id – SEA Games 2025 resmi ditutup dengan Thailand keluar sebagai penguasa klasemen medali. Indonesia harus puas finis di posisi kedua usai mengoleksi 91 emas dari total 333 medali.


Thailand Dominan sebagai Tuan Rumah

Thailand memantaskan diri menjadi juara umum setelah mengoleksi 233 emas, 154 perak, dan 112 perunggu, dengan total 499 medali. Berstatus tuan rumah, Thailand tampil konsisten dan memimpin klasemen sejak fase awal hingga penutupan ajang dua tahunan ini.


Indonesia Lampaui Target Kemenpora

Indonesia menempati peringkat kedua klasemen akhir dengan raihan 91 emas, 111 perak, dan 131 perunggu. Perolehan emas tersebut melampaui target yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Raihan 333 medali ini menjadi salah satu capaian terbesar Indonesia sepanjang sejarah partisipasinya di SEA Games.


Vietnam dan Malaysia Lengkapi Empat Besar

Vietnam finis di peringkat ketiga setelah mengoleksi 87 emas, 81 perak, dan 110 perunggu, dengan total 278 medali. Malaysia menyusul di posisi keempat dengan raihan 57 emas, 57 perak, dan 117 perunggu atau total 231 medali.


Persaingan Ketat di Papan Tengah

Singapura berada di peringkat kelima dengan 52 emas, 61 perak, dan 89 perunggu (202 medali). Filipina menempati posisi keenam dengan raihan 50 emas, 73 perak, dan 154 perunggu, total 277 medali.


Papan Bawah Klasemen

Myanmar mengisi papan bawah dengan raihan 3 emas, 21 perak, dan 49 perunggu. Laos berada di bawahnya dengan 2 emas, 9 perak, dan 28 perunggu.

Brunei Darussalam menutup kompetisi dengan 1 emas, sementara Timor Leste mengakhiri SEA Games 2025 dengan 1 perak dan 7 perunggu. Kamboja tercatat tidak berpartisipasi pada edisi kali ini.


Ajang Evaluasi Menuju Level Internasional

SEA Games 2025 mempertandingkan puluhan cabang olahraga dengan ratusan nomor pertandingan. Ajang ini menjadi tolok ukur kekuatan olahraga Asia Tenggara sekaligus bahan evaluasi masing-masing negara dalam menyiapkan atlet menuju ajang olahraga internasional berikutnya, tanpa terkecuali Asian Games dan Olimpiade.