Tiket Ekonomis Rp10 Ribu, Wisata Danau Kumbara Cocok untuk Liburan Keluarga

Destinasi Wisata Danau Kumbara di Kota Bangun Darat.

GSNews.id – Wisata Danau Kumbara di Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi salah satu pilihan destinasi wisata di wilayah hulu Kukar.

Kawasan wisata ini dibangun sejak 2021 dan kini telah dilengkapi berbagai fasilitas yang menunjang kenyamanan pengunjung.

Mengenai pengelolaan dilakukan oleh BUMDes setempat dengan dukungan masyarakat dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis).

Berbagai fasilitas tersedia di Danau Kumbara, mulai dari akses jalan sepanjang sekitar 800 meter, aula serbaguna berkapasitas 200 orang, gazebo, toilet, jembatan titian hingga pos tiket.

Kepala Desa Kota Bangun III, Lilik Hendrawanto, mengatakan pengembangan dilakukan secara bertahap agar kawasan wisata tersebut semakin nyaman dan menarik bagi masyarakat.

“Alhamdulillah, Danau Kumbara terus mengalami kemajuan. Fasilitasnya semakin bertambah, termasuk aula dan akses jalan, sehingga masyarakat yang datang bisa lebih nyaman menikmati kawasan wisata,” jelas Lilik, Kamis (3/9/2026).

Pada 2024, Danau Kumbara juga mendapat dukungan dari Dinas Pariwisata Kukar berupa tenda glamping dan sejumlah wahana air seperti perahu bebek berbahan fiber.

Untuk aktivitas keluarga, pengelola turut menyediakan kolam renang yang berada sekitar 20 meter dari danau, sehingga anak-anak memiliki pilihan bermain air yang lebih aman.

Selain rekreasi, kawasan ini juga menyediakan area UMKM untuk masyarakat menjajakan produk lokal. Suasana wisata semakin meriah dengan kegiatan warga seperti senam Zumba pada hari libur.

Kunjungan wisatawan pun cenderung meningkat saat akhir pekan serta momentum libur Tahun Baru dan Idulfitri. Tiket masuk wisata pun sangat ekonomis yakni sebesar 10 ribu rupiah.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Dispar Kukar, Sadli, menyebut Danau Kumbara memiliki potensi untuk terus dikembangkan sebagai destinasi wisata masyarakat.

“Dispar telah memberikan bantuan karena melihat keseriusan pengelola dan potensi wisata yang sangat baik jika dikelola pihak BumDes dengan maksimal,” tandasnya. (Adv/Disparkukar)