GSNews.id – Pengembangan wisata air di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) diarahkan tidak hanya untuk memanfaatkan potensi alam, tetapi juga memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar tengah mematangkan konsep pengembangan wisata air terpadu dengan memperhatikan fasilitas, infrastruktur, dan kesiapan pengelola.
Kepala Bidang Pengembangan Destinasi dan Usaha Pariwisata Dispar Kukar, Sadli, mengatakan wilayah Kukar memiliki beragam potensi wisata perairan, mulai dari sungai, danau, waduk, hingga kawasan pesisir.
“Potensi wisata air di Kukar ini sangat besar dan beragam. Kita memiliki potensi sungai, danau, waduk, hingga kawasan pesisir yang semuanya sangat prospektif untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata unggulan baru di Kalimantan Timur,” ujar Sadli, Kamis (20/8/2026).
Menurutnya, pengembangan destinasi perlu didukung fasilitas yang memadai, baik di darat maupun di kawasan perairan. Sarana yang dibutuhkan antara lain dermaga tambat, akses jalan, area parkir, toilet, tempat bilas, dan ruang ganti yang bersih.
Selain fasilitas, aspek keselamatan menjadi perhatian utama karena aktivitas wisata air memiliki risiko tersendiri. Pengelola perlu menyediakan perlengkapan keselamatan, rambu peringatan bahaya, pembatas area aktivitas, serta sarana evakuasi dan pos pengawasan di titik strategis.
“Keselamatan pengunjung adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Pembenahan di area perairan wajib dilengkapi dengan perlengkapan standar seperti jaket pelampung pembatas area aktivitas, rambu petunjuk bahaya, hingga penyediaan sarana evakuasi dan pos pengawas di titik strategis,” tegasnya.
Sadli juga menekankan pentingnya kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di kawasan wisata. Petugas perlu memiliki kemampuan pertolongan pertama dan teknik penyelamatan di air untuk mengantisipasi keadaan darurat.
Dukungan lainnya mencakup papan informasi yang jelas, jaringan komunikasi, serta penerangan kawasan. Seluruh aspek tersebut diperlukan untuk menunjang penerapan prosedur keselamatan bagi pengunjung.
“Sebelum memasuki area perairan, wisatawan wajib mendapatkan briefing mengenai aturan keselamatan. Pemahaman prosedur ini penting agar pengunjung dapat menikmati aktivitas wisata air dengan aman, nyaman, dan berkesan,” tuturnya.
Melalui perencanaan yang memperhatikan infrastruktur, fasilitas, dan keselamatan, Dispar Kukar mendorong potensi sungai, danau, waduk, serta kawasan pesisir dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata yang lebih beragam. (adv/disparkukar)




