Wisata Malam Bukit Mahoni Buka Ruang bagi Pelaku Seni Lokal

Penyanyi lokal saat tampil di Bukit Mahoni.

GSNews.id — Pengembangan wisata malam di Bukit Mahoni, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), turut membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam aktivitas seni dan hiburan di kawasan wisata.

Konsep tersebut menjadi bagian dari upaya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mentari mengembangkan aktivitas setelah sore hari. Wisatawan yang masih berada di kawasan tidak hanya disuguhkan panorama hutan mahoni, tetapi juga dapat menikmati pertunjukan seni yang digelar pengelola.

Ketua Pokdarwis Mentari, Lucky Anisa, mengatakan kegiatan seni menjadi salah satu aktivitas yang dikembangkan untuk memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan ketika kunjungan memasuki malam hari.

“Pertunjukan menjadi bagian dari upaya Pokdarwis mengisi aktivitas wisata ketika suasana di kawasan hutan mulai gelap,” ucap Lucky saat dihubungi, Rabu (7/10/2026).

Menurutnya, karakter lingkungan hutan mahoni menjadi salah satu unsur yang dimanfaatkan dalam pengembangan konsep wisata malam. Suasana tersebut memberikan latar berbeda bagi pertunjukan dibandingkan aktivitas wisata pada siang hari.

“Kami memanfaatkan karakter lingkungan itu untuk menciptakan pengalaman wisata yang berbeda dari kunjungan pada siang hari,” ujarnya.

Pengembangan aktivitas malam juga diarahkan agar wisatawan memiliki lebih banyak pilihan kegiatan selama berada di Bukit Mahoni. Pertunjukan seni menjadi pelengkap pengalaman menikmati suasana alam sekaligus menghadirkan aktivitas hiburan di kawasan wisata.

“Kehadiran kegiatan seni membuat Bukit Mahoni tidak hanya berfungsi sebagai tempat menikmati panorama, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati hiburan dalam suasana kawasan hutan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung setiap akhir pekan, khususnya Sabtu malam ketika program wisata malam digelar. Waktu tersebut dipilih untuk mengisi aktivitas wisata sekaligus memberikan alternatif kegiatan bagi pengunjung setelah hari mulai gelap.

Selain memberikan pilihan aktivitas kepada wisatawan, program tersebut juga menjadi ruang bagi pelaku seni di sekitar kawasan untuk mengambil bagian. Keterlibatan masyarakat menjadi salah satu unsur yang terus didorong dalam pengembangan aktivitas wisata di Bukit Mahoni.

Lucky mengatakan pengelola memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk ikut mengisi pertunjukan seni. Dengan demikian, aktivitas wisata malam tidak hanya memberikan pengalaman kepada pengunjung, tetapi juga membuka ruang bagi potensi lokal untuk tampil.

“Kami juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk ikut mengisi kegiatan seni, jadi bukan hanya pengunjung yang menikmati, tetapi pelaku seni di sekitar sini juga bisa tampil,” tutupnya. (adv/disparkukar)