192 Pegawai Otorita IKN Rampungkan Retret di Amborawang

(Sumber: Humas Otorita IKN)

GSNews.id — Program pembentukan karakter aparatur Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi berakhir. Setelah menjalani retret selama 14 hari, sebanyak 192 pegawai Otorita IKN menuntaskan seluruh rangkaian latihan yang digelar di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Amborawang, Selasa (18/11/2025).


Kegiatan yang dikenal sebagai arena “Kawah Candradimuka” ini digelar untuk menanamkan budaya kerja baru bagi aparatur, termasuk disiplin, integritas, kepemimpinan, dan kesiapsiagaan menghadapi tantangan pembangunan Nusantara.


Dua Pimpinan Lembaga Tandatangani Penutupan Program


Penutupan retret ditandai dengan penandatanganan bersama antara Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, dan Kasdam VI/Mulawarman Brigjen TNI Ari Aryanto, S.E., M.I.P., yang mewakili Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Rudy Rachmat Nugraha.


Basuki dalam arahannya menekankan pentingnya pembentukan karakter aparatur yang kompak dan berintegritas.


“Saya berharap saudara-saudara dapat menumbuhkan rasa tanggung jawab kolektif. Semua sama, jadikan satu ini budaya kerja Otorita IKN. Ikuti apa yang saya sampaikan,” tegas Basuki.


Pesan Pangdam: Retret Bukan Formalitas


Dalam pesan yang dibacakan Kasdam, Pangdam VI/Mulawarman menyampaikan bahwa proses yang dijalani para peserta merupakan fondasi penting untuk membangun aparatur yang kuat dan profesional.


“Tentunya yang kalian jalani bukanlah sekadar formalitas, melainkan proses pembentukan karakter pegawai Otorita IKN yang tangguh, berintegritas, dan berjiwa nasionalis. Selamat bertugas dan jayalah Otorita Ibu Kota Nusantara,” ujar Pangdam.


ASN Otorita IKN Disiapkan Jadi Role Model Nasional


Di penghujung kegiatan, Basuki kembali mengingatkan bahwa aparatur Otorita IKN akan menjadi acuan bagi ASN kementerian dan lembaga yang akan bertugas di Nusantara.


“Kita semua harus meningkatkan sikap dan mental disiplin, sebagai ASN Otorita IKN yang menjadi contoh bagi ASN kementerian dan lembaga yang akan segera datang menempati tugas di IKN nantinya,” pungkasnya.


Program ini menjadi tonggak penting dalam menyiapkan birokrasi modern di Nusantara. Dengan aparatur yang telah ditempa secara fisik, mental, dan nilai kebangsaan, Otorita IKN semakin siap memasuki fase baru pembangunan pusat pemerintahan Indonesia.