Solidaritas Antardaerah, Kaltim Bantu Warga Aceh Terdampak Banjir dan Longsor

Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Gubernur Harum kepada Wagub Aceh, H. Fadhullah.

GSNews.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan solidaritas antardaerah dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Aceh yang terdampak banjir lumpur dan tanah longsor. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud bersama Ketua TP PKK Kaltim Sarifah Suraidah Harum.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Jumat (2/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.45 WIB.


Bantuan Senilai Rp3,5 Miliar

Total bantuan yang disalurkan Pemprov Kaltim mencapai Rp3,5 miliar dan difokuskan pada pemulihan pascabencana serta kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Rinciannya, Rp1,5 miliar dialokasikan untuk Pemerintah Provinsi Aceh, Rp1 miliar untuk Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, serta Rp700 juta untuk logistik kebutuhan pokok.

Selain itu, Rp300 juta disiapkan khusus untuk penyediaan sarana air bersih di Pidie Jaya yang disalurkan melalui KNPI Kalimantan Timur, mengingat keterbatasan akses air bersih pascabanjir di sejumlah wilayah.


Lanjutan Bantuan Tahap Awal

Penyaluran ini merupakan bagian dari rangkaian bantuan kemanusiaan Pemprov Kaltim. Sebelumnya, Kaltim telah mengirimkan bantuan tahap awal senilai Rp7,5 miliar untuk tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatra Barat, masing-masing menerima Rp2,5 miliar.

Langkah tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas meningkatnya intensitas bencana hidrometeorologi di wilayah Sumatra dalam beberapa waktu terakhir.

Apresiasi dari Pemerintah Aceh

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas kepedulian Pemprov Kaltim dan masyarakat Kaltim terhadap warga Aceh yang tengah menghadapi musibah.

“Bantuan ini sangat berarti dan akan dimanfaatkan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Fadhlullah.


Solidaritas dan Aksi Nyata

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan, bantuan yang diberikan bukan sekadar bentuk empati, tetapi juga komitmen untuk hadir secara nyata saat daerah lain membutuhkan.

“Bencana tidak cukup disikapi dengan simpati, tetapi harus diikuti aksi nyata yang cepat dan tepat sasaran,” tegasnya.

Setelah agenda seremonial selesai, Gubernur Kaltim bersama rombongan langsung menuju Kabupaten Pidie Jaya untuk meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak. Kunjungan tersebut turut didampingi jajaran Pemprov Kaltim, antara lain Kepala Diskominfo Kaltim M Faisal, Kepala Biro Kesra Setda Kaltim Dasmiah, serta Kepala Pelaksana BPBD Kaltim Buyung Dodi Gunawan.