Banda Neira Hidupkan Realita Pekerja Kota Lewat “Mimpilah Seliar-liarnya”

Potongan adegan dari video musik “Mimpilah Seliar-liarnya”. (Sumber: tangkapan layar akun youtube Banda Neira)

GSNews.id — Banda Neira kembali hadir dengan video musik “Mimpilah Seliar-liarnya” yang dirilis pada 26 November 2025. Mengambil sudut pandang kehidupan pekerja urban, karya ini menangkap rasa lelah yang akrab bagi jutaan manusia di kota besar.

Lagu ini merupakan bagian dari album Tumbuh dan Menjadi (2024), yang menjadi fase baru duo Ananda Badudu dan Sasha.


Berangkat dari Kelelahan

Inspirasi lagu ini datang dari pengalaman Ananda saat harus menempuh perjalanan Jakarta–Cikarang setiap hari, sekitar 100 kilometer pulang-pergi.

“Aku sampai rumah jam satu, terus cuma gelepar di lantai lima belas menit. Capeknya itu bukan cuma hari itu, tapi yang menumpuk sekian lama,” kata Ananda, dikutip dari Kompastvnews.com.

Ia merasa kelelahan itu bukan hanya urusan fisik, tetapi bagian dari masalah struktural yang lama-lama dianggap normal.

“Transportasi buruk, jarak kerja gila, kota yang nggak memikirkan manusianya… Lama-lama kita anggap biasa. Padahal nggak,” tambah Ananda.


Harapan dalam Ruang Pulang

Meski menggambarkan rutinitas yang keras, lagu ini tetap menyisakan harapan. Sasha menyebut mimpi sebagai ruang pulang, ruang emosional yang menjaga manusia tetap berjalan.

“Kita bisa mimpi seliar-liarnya, tapi sering kebentur hal-hal di luar kendali kita… Tetapi mimpi tetap harus dijaga,” ujar Sasha, dilansir dari Kompastvnews.com.


Visual yang Tidak Meninabobokan

Sutradara Bernardus Raka menampilkan “dunia mimpi” yang justru retak dan gelap. Bukan pelarian dari realita, melainkan cerminan version-nya yang lebih absurd.

“Kami sengaja bikin dunia mimpinya rusak. Karena bagi banyak orang, mimpi itu sendiri kadang udah retak sebelum mereka bangun,” jelas Raka, dikutip dari Kompastvnews.com.

Video ini dibintangi Meidina, Kun Baehaqi Almas, Kanaya Nadine Aleesa, dan Edwin Jesse Nicholas, yang memperkuat nuansa emosionalnya.


Melanjutkan Babak Baru Banda Neira

Setahun setelah merilis Tumbuh dan Menjadi, Banda Neira melihat perjalanan ini sebagai proses penyembuhan.

“Akhirnya aku sadar kebahagiaan aku memang di musik,” ujar Sasha.

Kolaborasi dengan Berjalan Lebih Jauh Records dan KithLabo menandai bab baru perjalanan mereka. Membawa cerita yang tak hanya didengar, tetapi dirasakan banyak orang.