GSNews.id — Ribuan jamaah memadati Musala Istiqomah dan sepanjang Jalan Kemuning, Loa Bakung, Samarinda, dalam Moment 5 Rajab Abah Guru Sekumpul, Senin malam. Perkiraan jamaah yang hadir mencapai 20–25 ribu orang, menjadikan acara ini salah satu agenda keagamaan terbesar di Kalimantan Timur.
Acara ini diinisiasi Majelis Ta’lim Darul Fata yang didirikan Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, H. Fuad Fahruddin. Sejumlah ulama menyampaikan tausiah secara bergantian, di antaranya Al Habib Muhammad bin Alaydrus (Kalua), KH. Ali Murtadlo (Martapura), dan KH. Achmad Zaini Mardani (Samarinda).
Persiapan Matang
Perwakilan Panitia Pelaksana, Risma Faisal, mengatakan persiapan Moment 5 Rajab dilakukan sejak satu bulan sebelumnya. Koordinasi internal menjadi fokus utama untuk memastikan kelancaran acara yang berskala besar.
“Persiapan sudah kami lakukan sekitar satu bulan sebelum acara. Tantangan terbesarnya memang di koordinasi antaranggota karena skala acaranya cukup besar,” ujar Risma, Senin (26/1/2026).
Animo Jamaah Meningkat Signifikan
Menurut Risma, dibandingkan haul sebelumnya, tahun ini terlihat lonjakan jumlah jamaah. “Secara visual di lapangan terlihat jelas jamaah yang hadir jauh lebih banyak. Antusiasmenya sangat baik,” ujarnya.

Ratusan Relawan Disiapkan
Risma bilang, ada sekitar 200 relawan internal dari satuan relawan Satria dan masyarakat Loa Bakung dikerahkan untuk membantu jalannya acara.
Panitia juga menyiapkan posko keamanan, layanan kesehatan, dan beberapa rest area di beberapa titik untuk melayani jamaah.
Rangkaian Acara & Tamu
Kegiatan dimulai pukul 17.00 Wita dengan pembacaan Ratib Hadad, diikuti salat Magrib berjamaah, Maulid Habsyi & Tahlil, salat Isya, serta ditutup dengan Manaqib Abah Guru Sekumpul dan tausiah.
Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Timur Seno Aji, Wakil Wali Kota Samarinda H. Saefuddin Zuhri, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah, Camat Sungai Kunjang Dwi Siti Noorbayah, dan Kapolsek Sungai Kunjang AKP Ning Tyas Widyas Mita.
Pesan dan Harapan Panitia
Risma berharap Momentum 5 Rajab menjadi sarana meneladani ajaran Abah Guru Sekumpul.
“Semoga dengan terlaksananya Moment 5 Rajab ini, kita bisa meneladani dan istiqomah mengamalkan ilmu yang diajarkan almarhum Abah Guru,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan serupa diharapkan terus berlangsung di tahun-tahun mendatang. “Mudah-mudahan akan terus ada momentum-momentum 5 Rajab selanjutnya. Amin,” pungkasnya.


