GSNews.id — Komisi III DPRD Kota Samarinda memberikan sejumlah catatan kepada manajemen Samarinda Central Plaza (SCP) terkait sistem proteksi kebakaran dan pengelolaan limbah di pusat perbelanjaan tersebut. Catatan ini muncul di tengah proses renovasi besar yang sedang dilakukan pihak pengelola.
DPRD Soroti Sistem Keamanan
Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan renovasi yang dilakukan SCP tidak hanya berfokus pada pembaruan fisik bangunan, tetapi juga mencakup perbaikan fasilitas penting seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan sistem proteksi kebakaran.
“Renovasi menyeluruh, termasuk juga fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan proteksi kebakarannya,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).
Menurutnya, sistem proteksi kebakaran di dalam gedung masih dalam tahap penyempurnaan, terutama pada jaringan pipa dan sejumlah fasilitas pendukung. Meski begitu, DPRD mengapresiasi pemasangan sprinkler di area parkir yang sebelumnya menjadi catatan dewan.
“Sprinkler yang dulu menjadi PR mereka beberapa tahun lalu saat kami datang ke sini belum ada di setiap parkiran, tapi saat ini sudah lengkap,” katanya.
Pengelolaan Limbah Jadi Perhatian
Selain aspek keselamatan, DPRD juga meninjau sistem pengelolaan limbah di kawasan mall, termasuk fasilitas grease trap, fill tank, hingga biotank.
Deni mengungkapkan pada Desember lalu sempat terjadi masalah pada grease trap yang menyebabkan limbah meluber akibat kerusakan pompa. Namun saat ini peralatan tersebut telah diperbaiki sehingga sistem pembuangan kembali berjalan normal.
“Alhamdulillah sekarang pompa sudah diperbaiki dan diganti sehingga pembuangan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Meski demikian, DPRD masih menerima laporan masyarakat terkait bau yang diduga berasal dari salah satu tenant. Ia meminta pengelola memastikan pengelolaan limbah berjalan baik agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung.




