GSNews.id — Peta persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 kembali berubah. Persib Bandung sukses menggeser Borneo FC Samarinda dari puncak klasemen, membuat tensi perebutan trofi semakin tinggi di sisa musim.
Persaingan Kian Ketat di Papan Atas
Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi 69 poin. Namun, Persib berhak berada di posisi teratas berkat keunggulan head-to-head setelah meraih kemenangan pada pekan ke-30.
Kondisi tersebut membuat margin persaingan nyaris tanpa jarak. Setiap pertandingan yang tersisa kini memiliki dampak besar terhadap peluang juara.
Fokus Sapu Bersih
Manajer Borneo FC, Dandri Dauri, menegaskan timnya harus menyapu bersih seluruh laga tersisa. Ia menilai tidak ada lagi ruang untuk kehilangan poin jika ingin tetap bersaing hingga akhir.
“Ini final lain yang harus kita mainkan. Kami sudah menunjukkan kemampuan dalam menjaga konsistensi, maka dari itu kami sangat berharap dukungan langsung dari masyarakat Samarinda,” kata Dandri, Jumat (1/5/2026).
Laga Krusial di Segiri
Dalam waktu dekat, Borneo FC akan menjamu Persita Tangerang di Stadion Segiri pada Selasa (5/5/2026) malam. Pertandingan ini menjadi salah satu penentu dalam menjaga asa juara.
Kick-off dijadwalkan pukul 20.00 WITA setelah sebelumnya sempat dimainkan pada sore hari. Perubahan waktu ini diharapkan berdampak pada meningkatnya jumlah kehadiran penonton.
Suntikan Energi Pusamania
Atmosfer stadion yang penuh dinilai menjadi faktor penting dalam mendongkrak performa tim. Hal itu terlihat saat Borneo FC menghadapi Semen Padang FC, di mana dukungan suporter memberi dorongan signifikan bagi permainan tim.
“Jadwal pertandingan sudah kembali ke malam hari. Dampak positifnya sudah terlihat saat kami melawan Semen Padang FC lalu. Saya meminta dukungan seluruh penonton untuk membantu tim mewujudkan mimpi dan menjemput takdir juara,” tutupnya.



