GSNews.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) belum dapat menggelar lomba foto dan video promosi selama pelaksanaan Erau tahun ini.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan lomba foto dan video belum dapat dilaksanakan karena membutuhkan anggaran untuk mendukung pelaksanaannya.
“Sebelumnya, kegiatan foto dan pembuatan video promosi selama pelaksanaan Erau pernah kita lakukan. Namun, untuk tahun ini karena adanya efisiensi anggaran, kegiatan tersebut belum dapat dilaksanakan,” kata Ivan sapaan akrabnya, Sabtu (29/8/2026).
Ia menjelaskan, pelaksanaan lomba membutuhkan sejumlah biaya, termasuk penyediaan hadiah serta kebutuhan peserta atau tim yang terlibat. Dengan kondisi anggaran saat ini, Dispar Kukar memilih untuk menunda kegiatan tersebut.
“Kendalanya memang kembali pada anggaran. Untuk melaksanakan lomba, tentu ada kebutuhan biaya, termasuk hadiah maupun uang harian bagi peserta atau tim yang terlibat,” ujarnya.
Meski belum dapat digelar tahun ini, Dispar Kukar berencana mengagendakan kembali lomba tersebut apabila kondisi anggaran memungkinkan.
Kegiatan itu dinilai memiliki manfaat ganda karena tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian kemeriahan Erau, tetapi juga menghasilkan materi promosi.
“Namun, ke depan apabila kondisi anggaran sudah membaik, kegiatan seperti ini akan kita agendakan kembali,” jelasnya.
Menurut Ivan, karya foto dan video yang dihasilkan peserta dapat dimanfaatkan sebagai konten promosi pariwisata. Publikasi melalui media sosial juga berpotensi memperluas jangkauan informasi mengenai Erau kepada masyarakat.
“Selain untuk memeriahkan Erau melalui lomba foto dan video, kegiatan tersebut juga secara langsung membantu mempromosikan Erau,” tuturnya.
Selain aspek promosi, kegiatan tersebut dinilai dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas di bidang ekonomi kreatif.
Fotografi dan videografi menjadi salah satu bidang yang memiliki keterkaitan erat dengan kebutuhan promosi pariwisata.
“Kita ingin memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas mereka. Apalagi fotografer dan videografer juga memiliki peran penting dalam mendukung promosi pariwisata,” pungkas Ivan. (Adv/Disparkukar)



