GSNews.id – Wisatawan yang datang ke Kutai Kartanegara (Kukar) selama Festival Erau tidak hanya diarahkan menikmati agenda budaya. Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar juga mendorong mereka memanfaatkan waktu kunjungan untuk menjelajahi sejumlah destinasi di Tenggarong.
Langkah ini menjadi bagian dari dukungan Dispar terhadap pelaksanaan Festival Erau sekaligus upaya memperluas promosi pariwisata daerah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan pihaknya setiap tahun ikut mendukung Erau melalui berbagai kegiatan yang berkaitan dengan sektor pariwisata.
“Yang pasti setiap tahunnya kita selalu mendukung Festival Erau melalui kegiatan yang ada di Dinas Pariwisata,” ujar Awang Agus, Minggu (20/9/2026).
Pada pelaksanaan tahun ini, Dispar Kukar turut menyiapkan informasi pendukung bagi wisatawan. Tidak hanya destinasi, informasi tersebut mencakup pilihan homestay dan tempat kuliner lengkap dengan kontak yang bisa dihubungi serta daftar menu.
Menurut Awang Agus, penyediaan informasi tersebut diharapkan memudahkan wisatawan menentukan kebutuhan selama berada di Kukar sekaligus menyusun rencana perjalanan.
“Mungkin kelebihan tahun ini, kita bisa menyajikan data tentang wisata, homestay dan kuliner yang ada di Kutai Kartanegara, lengkap dengan kontak person dan menu. Itu kami anggap sebagai sesuatu yang lebih dari Erau sebelumnya dan bisa kita sumbangkan untuk tahun ini,” katanya.
Berbagai pilihan wisata juga diperkenalkan kepada pengunjung, terutama destinasi yang berada di kawasan Tenggarong. Pilihannya cukup beragam, mulai dari wisata sejarah, budaya dan edukasi hingga ruang terbuka serta lokasi rekreasi.
Beberapa di antaranya Museum Mulawarman, Planetarium Jagad Raya, Waduk Panji Sukarame, Pulau Kumala, Ladaya Tenggarong, Taman Kota Raja, Museum Kayu Tuah Himba, Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Makam Raja-Raja Kutai Kartanegara, Masjid Jami Aji Amir Hasanuddin dan Taman Jam Bentong.
Dispar Kukar berharap informasi tersebut dapat membuat wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selama berada di Tenggarong. Dengan begitu, kunjungan tidak hanya terpusat pada agenda Festival Erau, tetapi juga menyebar ke destinasi wisata lainnya.
“Dengan momentum Festival Erau ini, kita juga bisa membuka peluang bagi destinasi wisata lainnya untuk dikunjungi agar pengunjung bisa mengetahui objek wisata apa saja yang ada di Tenggarong dan dapat memperpanjang waktu kunjungan selama Erau berlangsung,” pungkasnya. (Adv/Disparkukar)




