Alumni Golkar Institute: Balikpapan Alami Perubahan Signifikan di Era Rahmad Mas’ud

Iqbal Mulyono a.k.a Aco

GSNews.id — Kinerja Pemerintah Kota Balikpapan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rahmad Mas’ud kembali mendapat respons positif dari warga. Salah satunya datang dari Alumni Golkar Institute, Iqbal Mulyono atau Aco, yang menilai arah pembangunan kota menunjukkan kemajuan nyata dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut Aco, perubahan di Balikpapan tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas pelayanan dan pengelolaan kota yang semakin tertata.

Infrastruktur dan Pelayanan Makin Terasa

Aco mengaku merasakan langsung dampak pembangunan selama bertahun-tahun tinggal di Balikpapan. Ia menilai penataan infrastruktur dan ruang kota kini lebih rapi dan fungsional.

“Infrastruktur lebih tertata, pelayanan publik semakin baik, dan ruang kota terasa lebih nyaman dibandingkan sebelumnya,” ujar Aco di Balikpapan, Senin (12/1/2026).

Ia menyebut pembenahan jalan, fasilitas publik, hingga layanan administrasi menjadi indikator perubahan yang dirasakan masyarakat sehari-hari.

Kepemimpinan Terbuka Terhadap Kritik

Pengalamannya aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan gerakan sosial membuat Aco terbiasa bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah. Namun, dari sudut pandangnya, Rahmad Mas’ud merupakan pemimpin yang terbuka terhadap masukan.

“Dari pengalaman saya, Pak Rahmad tidak alergi kritik. Justru masukan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan,” ungkapnya.

Menurut Aco, sikap tersebut penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan kebijakan tetap berpihak pada kebutuhan masyarakat.

Capaian dan Pengakuan Daerah

Selama masa kepemimpinan Rahmad Mas’ud, Kota Balikpapan tercatat meraih berbagai penghargaan di tingkat regional maupun nasional, mulai dari bidang lingkungan hidup, tata kelola pemerintahan, hingga pelayanan publik. Penghargaan tersebut menjadi indikator konsistensi birokrasi dalam menjalankan program pembangunan.

Berdasarkan laporan pemerintah daerah dan sejumlah publikasi resmi, Balikpapan juga dikenal sebagai salah satu kota dengan kualitas tata kelola lingkungan yang relatif baik di Kalimantan Timur, sejalan dengan komitmen menjaga keseimbangan pembangunan dan keberlanjutan.

Program Strategis dan Tantangan 2026

Aco turut menyoroti keberlanjutan program strategis seperti pembangunan sekolah, digitalisasi layanan publik, penguatan ekonomi kreatif, serta perluasan ruang terbuka hijau. Ia menilai program tersebut penting sebagai fondasi kota, terlebih dengan posisi Balikpapan yang berdekatan dengan Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Balikpapan sedang berada di momentum penting. Program yang berjalan sekarang memberi dasar kuat untuk menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Meski demikian, Aco menegaskan tahun 2026 harus menjadi fase peningkatan kualitas pelayanan dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menekankan pentingnya transparansi, efektivitas, dan efisiensi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Pelayanan 2026 harus lebih baik dari 2025. Pemerintahan yang transparan dan efisien adalah kunci agar pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Harapan untuk Balikpapan

Menutup pernyataannya, Aco mengajak semua pihak untuk terus mendukung kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik, sekaligus tetap memberi kritik konstruktif.

“Dengan dukungan dan masukan yang sehat, Balikpapan bisa terus tumbuh menjadi kota yang maju, inklusif, dan nyaman bagi semua,” pungkasnya.