GSNews.id — Pilihan rekreasi dengan biaya terjangkau membuat Danau Kumbara di Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kutai Kartanegara (Kukar), tetap menarik bagi wisatawan.
Destinasi yang dikelola Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Mahardika tersebut tidak hanya mengandalkan kunjungan masyarakat sekitar. Wisatawan dari sejumlah daerah di Kalimantan Timur juga tercatat datang menikmati kawasan ini.
Ketua Pokdarwis Mahardika Danau Kumbara, Deni Ilham Mardana, mengatakan jumlah kunjungan setiap pekan cenderung berubah mengikuti waktu libur dan momentum tertentu.
“Kalau di tengah kondisi yang sekarang, kunjungan itu bisa dibilang naik turun sih, tergantung hari libur atau apa gitu,” ujar Deni saat dihubungi, Jumat (2/10/2026).
Menurutnya, pengunjung dari luar kawasan Kota Bangun berasal dari sejumlah daerah, di antaranya Kutai Barat, Balikpapan, Tenggarong, dan Samarinda. Masyarakat dari desa atau kampung di sekitar Danau Kumbara juga menjadi bagian dari pengunjung rutin.
“Habis itu dari kampung-kampung yang dekat dengan desa kami,” katanya.
Deni menilai sebaran asal wisatawan tersebut menunjukkan Danau Kumbara mulai memiliki daya tarik di luar wilayah desa. Terlebih, pengunjung dapat menikmati beberapa fasilitas rekreasi tanpa harus mengeluarkan biaya besar.
Salah satu wahana yang tersedia yakni perahu bebek dengan tarif Rp20.000 untuk penggunaan selama 15 menit. Pengunjung juga dapat menikmati fasilitas kolam renang dengan biaya Rp10.000 per orang.
Untuk tiket masuk kawasan, pengelola menetapkan tarif Rp5.000 bagi pengunjung dewasa. Sementara anak-anak dapat masuk tanpa dikenakan tiket.
“Untuk tiket masuk sendiri, orang dewasa dan orang tua itu Rp5.000, sedangkan untuk anak-anak gratis,” tandasnya.
Selain biaya yang relatif ringan, suasana kawasan dan keberadaan fasilitas rekreasi menjadi daya tarik yang ditawarkan kepada pengunjung. Pilihan tersebut membuat Danau Kumbara dapat menjadi alternatif wisata bagi keluarga maupun masyarakat yang ingin berlibur dengan anggaran terbatas.
Ke depan, Pokdarwis Mahardika masih membuka ruang pengembangan fasilitas dan aktivitas wisata. Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat daya tarik Danau Kumbara sekaligus memperluas jangkauan wisatawan dari berbagai daerah. (adv/disparkukar)


