GSNews.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyiapkan dukungan bagi pelaku ekonomi kreatif, seniman, dan budayawan sebagai prioritas program pada 2027.
Kebijakan ini diarahkan untuk mendukung visi Kukar Idaman Terbaik dengan memperkuat aktivitas seni, budaya, dan ekonomi kreatif yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
Plt. Kepala Dispar Kukar, Awang Agus Dharmawan, mengatakan program tahun depan diperkirakan lebih berfokus pada dukungan kegiatan dibandingkan pembangunan fisik.
Menurutnya, bantuan yang disiapkan akan menyesuaikan kebutuhan penyelenggaraan kegiatan, bukan berupa uang tunai yang dibagikan langsung kepada setiap kelompok.
“Jadi, bukan berarti setiap kelompok mendapatkan bantuan Rp10 juta atau Rp20 juta. Bentuknya berupa dukungan terhadap kebutuhan kegiatan, misalnya menghadirkan kelompok seni yang dibutuhkan oleh penyelenggara,” jelas Awang, Kamis (8/10/2026).
Melalui skema tersebut, Dispar Kukar dapat mendukung kegiatan masyarakat dengan menghadirkan kelompok penari keraton maupun pelaku seni lainnya sesuai kebutuhan acara.
Selain memperkuat aktivitas seni dan budaya, Dispar Kukar juga membuka peluang penambahan agenda dalam Kalender Event Kukar pada 2027.
Awang mengatakan, kegiatan rutin yang diselenggarakan pemerintah desa maupun kelurahan dapat diusulkan masuk kalender event daerah. Syaratnya, kegiatan tersebut memiliki keberlanjutan setiap tahun dan diinformasikan kepada Dispar Kukar.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas promosi kegiatan lokal sekaligus meningkatkan daya tarik pariwisata di berbagai wilayah Kukar.
Sementara itu, sejumlah agenda yang belum terlaksana pada 2026, termasuk Kukar Land, berpeluang dijadwalkan kembali pada 2027. Namun, realisasinya tetap bergantung pada kondisi keuangan daerah.
Awang menegaskan, seluruh program akan disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan diarahkan pada kegiatan yang menjadi prioritas.
Melalui dukungan tersebut, Dispar Kukar berharap seniman, budayawan, dan pelaku ekonomi kreatif memiliki lebih banyak ruang untuk berkarya. Pengembangan kegiatan seni dan budaya juga diharapkan memperkuat sektor pariwisata serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam kegiatan daerah. (adv/disparkukar)




