Pokdarwis Dikma Lestari Kenalkan Produk Olahan Ikan Semayang kepada Wisatawan

Produk olahan ikan dari danau semayang.

GSNews.id – Kunjungan wisatawan ke Danau Semayang, Desa Semayang, Kecamatan Kenohan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), menjadi peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk olahan ikan lokal.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dikma Lestari turut mengambil peran dengan mengarahkan wisatawan yang tertarik membeli produk olahan hasil perikanan kepada masyarakat yang memproduksinya.

Ketua Pokdarwis Dikma Lestari, Mariatul Husna, mengatakan sejumlah warga Desa Semayang telah mengembangkan usaha olahan ikan secara mandiri. Produk yang dihasilkan antara lain kerupuk ikan belida, abon ikan, dan ikan asin.

“Ada beberapa UMKM milik masyarakat yang memproduksi kerupuk ikan belida, abon ikan, dan ikan asin. Produk-produk ini merupakan usaha warga yang bisa kami perkenalkan kepada pengunjung yang datang ke Danau Semayang,” ujar Mariatul, Rabu (9/9/2026).

Ia menjelaskan, Pokdarwis tidak terlibat langsung dalam produksi maupun pengelolaan usaha. Perannya lebih pada membantu memperkenalkan produk dan memberikan informasi kepada wisatawan yang ingin mengetahui atau membeli hasil olahan ikan masyarakat setempat.

“Kalau ada pengunjung yang bertanya atau ingin membeli produk olahan ikan, kami membantu mengarahkan mereka kepada masyarakat yang memproduksinya. Jadi, wisatawan bisa mendapatkan informasi sekaligus berhubungan langsung dengan pelaku UMKM,” jelasnya.

Menurut Mariatul, aktivitas pariwisata dapat menjadi salah satu jalur pemasaran bagi produk lokal. Wisatawan yang datang untuk menikmati pemandangan Danau Semayang juga berkesempatan mengenal hasil olahan perikanan yang menjadi bagian dari usaha masyarakat desa.

Peluang tersebut semakin terbuka seiring meningkatnya perhatian terhadap Danau Semayang. Kondisi air danau yang menyusut saat musim kemarau ramai diperbincangkan di media sosial dan mendorong masyarakat datang untuk melihat langsung fenomena tersebut.

Sebagian pengunjung menghabiskan waktu dengan berfoto, makan, atau bersantai di kawasan danau sebelum kembali ke daerah asal. Momen kunjungan itu dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk UMKM kepada konsumen dari luar Desa Semayang.

Meski demikian, Mariatul menegaskan bahwa proses penjualan dan pengelolaan usaha tetap menjadi tanggung jawab masing-masing pelaku UMKM. Pokdarwis membantu promosi melalui penyampaian informasi dan menghubungkan calon pembeli dengan produsen sesuai kebutuhan.

Ia berharap pengembangan wisata Danau Semayang dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan usaha masyarakat. Dengan begitu, potensi wisata alam dan produk olahan perikanan dapat saling mendukung dalam memperluas peluang ekonomi warga.

“Harapannya, semakin banyak pengunjung yang datang ke Danau Semayang, semakin banyak pula masyarakat yang berkesempatan memperkenalkan produknya. Kami ingin potensi yang dimiliki desa bisa dikenal lebih luas dan memberikan manfaat bagi warga,” ungkapnya.

Melalui peran tersebut, Pokdarwis Dikma Lestari berupaya menghubungkan kunjungan wisata dengan potensi usaha lokal. Produk olahan ikan diharapkan semakin dikenal, sementara pengembangan Danau Semayang dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat Desa Semayang. (adv/disparkukar)