Miliki Empat Pemandu Bersertifikat, Pokdarwis Dewi Arum Tingkatkan Pelayanan Wisata Bukit Biru

: Kawasan wisata Puncak Bukit Biru yang dikelola Pokdarwis Dewi Arum di Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu.

GSNews.id – Peningkatan kualitas pelayanan menjadi salah satu perhatian Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Dewi Arum dalam mengembangkan potensi wisata Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Salah satu upaya yang dilakukan yakni memperkuat kapasitas pemandu wisata. Saat ini, Pokdarwis Dewi Arum telah memiliki sekitar empat anggota yang mengantongi sertifikat sebagai bekal mendampingi wisatawan.

Ketua Pokdarwis Dewi Arum, Dedi, mengatakan keberadaan pemandu bersertifikat diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus membantu pengunjung mengenal berbagai potensi wisata yang dimiliki desa.

“Saat ini sudah ada sekitar empat orang pemandu yang memiliki sertifikat. Kami berharap keberadaan mereka bisa membantu memberikan pelayanan dan informasi kepada pengunjung yang datang ke Sumber Sari,” ujarnya, Rabu (28/10/2026).

Menurut Dedi, peran pemandu tidak hanya mengarahkan wisatawan ke Puncak Bukit Biru. Mereka juga diharapkan mampu memperkenalkan destinasi lain, termasuk potensi wisata alam dan wisata edukasi yang tengah disiapkan Pokdarwis.

Dengan begitu, wisatawan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas selama berada di Desa Sumber Sari. Pengunjung juga dapat mengenal kehidupan masyarakat serta potensi lokal yang menjadi daya tarik desa.

Selain meningkatkan kemampuan pemandu, Pokdarwis turut mendorong koordinasi dengan penyelenggara perjalanan wisata. Informasi mengenai jumlah peserta dan paket yang dipilih perlu disampaikan lebih awal agar pengelola dapat mempersiapkan pelayanan.

“Kami berharap pihak penyelenggara perjalanan bisa berkoordinasi lebih awal sebelum membawa rombongan. Jadi, kami bisa mengetahui jumlah pengunjung dan paket apa yang mereka pilih, sehingga pelayanan bisa kami persiapkan,” jelasnya.

Koordinasi tersebut juga memudahkan Pokdarwis menyesuaikan kebutuhan pendampingan serta menentukan pemandu yang akan bertugas. Pengelola pun dapat menawarkan destinasi tambahan agar kunjungan tidak hanya terpusat pada satu objek wisata.

Dedi berharap pemandu yang telah memiliki sertifikat dapat dimanfaatkan secara optimal melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Kemampuan mereka juga perlu terus diasah, terutama dalam menyampaikan informasi mengenai lokasi wisata, fasilitas, dan aktivitas yang tersedia.

Menurutnya, peningkatan kualitas pemandu perlu berjalan seiring dengan pembenahan fasilitas dan promosi destinasi. Ketiga aspek tersebut saling mendukung dalam menciptakan pengalaman wisata yang lebih baik.

“Kami ingin pengunjung tidak hanya datang ke satu tempat, tetapi juga bisa mengenal potensi lain yang ada di desa. Dengan begitu, pengalaman wisata mereka lebih beragam dan potensi Sumber Sari bisa semakin dikenal,” ungkapnya.

Melalui penguatan kapasitas pemandu dan pengembangan paket perjalanan, Pokdarwis Dewi Arum berharap potensi wisata Desa Sumber Sari semakin dikenal serta mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat setempat. (adv/disparkukar)