GSNews.id – Keterbatasan dukungan tidak menyurutkan upaya Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau Biru dalam mengembangkan potensi wisata di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Pengelola memilih melakukan pembenahan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan yang dimiliki. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Danau Biru sebagai destinasi wisata yang semakin menarik bagi pengunjung.
Ketua Pokdarwis Danau Biru, Masdar, mengungkapkan hingga kini pengembangan kawasan masih mengandalkan inisiatif mandiri karena belum mendapat bantuan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar.
“Kalau Dispar Kukar belum ada memberikan bantuan, tapi kami yakin setelah ekonomi daerah membaik Dispar akan memberikan kami suport,” kata Masdar saat dihubungi, Selasa (6/10/2026).
Meski demikian, Pokdarwis tetap berupaya mengoptimalkan potensi yang tersedia. Pengembangan dilakukan sesuai kondisi kawasan dan kemampuan pengelola agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
Masdar menilai, proses membangun destinasi wisata membutuhkan waktu dan perencanaan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Karena itu, pengelola berkomitmen melanjutkan pembenahan secara bertahap sembari mencari peluang untuk meningkatkan daya tarik Danau Biru.
“Kami akan terus melakukan pengembangan sesuai dengan kemampuan serta kondisi yang ada,” ujarnya.
Di sisi lain, dukungan pemerintah dan pihak terkait dinilai dapat memperkuat upaya tersebut, baik melalui peningkatan fasilitas maupun pengembangan kapasitas pengelola. Kolaborasi juga diharapkan membuka peluang bagi Danau Biru untuk berkembang lebih jauh.
Masdar berharap adanya dukungan yang berkelanjutan agar potensi wisata di Desa Panca Jaya dapat dikelola secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
“Kami akan terus berupaya mengembangkan Danau Biru secara bertahap dan tentu kami berharap dukungan dari pemerintah agar wisata ini semakin maju,” tutupnya. (adv/disparkukar)




