Pejabat Rusia Sebut Trump Layak Dipertimbangkan untuk Nobel Perdamaian

Presiden AS Donald Trump.

GSNews.id – Pejabat senior Rusia, Yuri Ushakov, menyatakan dukungan Moskow terhadap pencalonan mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump sebagai penerima Hadiah Nobel Perdamaian. Pernyataan itu disampaikan menjelang pengumuman resmi pemenang Nobel Perdamaian yang akan digelar di Oslo, Norwegia.


Ushakov mengatakan Rusia menilai Trump memiliki peran penting dalam mendorong upaya penghentian konflik bersenjata di Ukraina. Menurutnya, pendekatan yang ditempuh Trump dinilai membuka ruang dialog menuju penyelesaian damai.


“Kami akan mendukung pencalonan Donald Trump untuk Hadiah Nobel Perdamaian,” ujar Ushakov, seperti dikutip kantor berita Rusia TASS, Jumat, 10 Oktober 2025.


Rusia sebelumnya beberapa kali menyampaikan apresiasi terhadap peran Trump dalam mendorong solusi politik atas perang Ukraina. Sikap serupa juga datang dari Kyiv. Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan negaranya akan mempertimbangkan menominasikan Trump apabila benar-benar berhasil mewujudkan kesepakatan gencatan senjata.


“Jika ia mampu mencapai gencatan senjata yang nyata, tentu saja hal itu akan kami pertimbangkan,” kata Zelensky dalam pernyataan terpisah.


Meski mendapat dukungan dari sejumlah pihak, pengamat menilai peluang Trump meraih Nobel Perdamaian masih terbatas. Komite Nobel dikenal menilai kontribusi jangka panjang terhadap perdamaian, kerja sama internasional, serta konsistensi dalam mendorong stabilitas global.


Lembaga Riset Perdamaian Oslo (PRIO) menyebut sejumlah kandidat lain yang dinilai kuat tahun ini, antara lain jaringan masyarakat sipil Sudan Emergency Response Rooms, Mahkamah Internasional (ICJ), Pengadilan Kriminal Internasional (ICC), serta Committee to Protect Journalists.


Spekulasi soal peluang Trump menguat setelah ia secara terbuka menyebut dirinya layak menerima Nobel. Trump bahkan menilai ketidakterpilihannya akan menjadi penghinaan bagi Amerika Serikat.


Hadiah Nobel Perdamaian merupakan satu-satunya penghargaan Nobel yang diumumkan di Oslo. Sementara Nobel bidang sains dan sastra telah diumumkan lebih awal di Stockholm, Swedia.


(ntdkplw)