Sambut MTQ Kaltim, Dispar Kukar Genjot Promosi Wisata dan Kuliner Lewat Media Sosial

Pelaksanaan MTQ Kaltim pada tahun 2025.

GSNews.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memperkuat promosi digital untuk menarik pengunjung menjelajahi destinasi wisata, kuliner, dan penginapan di Tenggarong menjelang pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Desember 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memanfaatkan kedatangan peserta dan keluarga dari 10 kabupaten/kota sebagai peluang meningkatkan kunjungan wisata sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

Kepala Bidang Pemasaran Dispar Kukar, Awang Ivan Akhmad, mengatakan media sosial menjadi sarana promosi yang dioptimalkan di tengah efisiensi anggaran.

Menurutnya, MTQ tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga berpeluang mendorong aktivitas pariwisata karena banyak keluarga peserta yang datang untuk menyaksikan perlombaan secara langsung.

“Pada saat MTQ, kita bisa menyebutnya sebagai wisata religi. Ada peserta dari 10 kabupaten/kota yang datang ke Kukar. Belum lagi keluarga dan orang tua peserta yang ingin menyaksikan anak-anaknya berlomba. Ini menjadi peluang untuk memperkenalkan destinasi wisata kita,” ujar Ivan, Kamis (8/10/2026).

Untuk memudahkan pengunjung, Dispar Kukar akan menyajikan informasi penginapan di Tenggarong dan sekitarnya melalui media sosial. Informasi yang disiapkan mencakup nama penginapan, jumlah kamar, alamat, nomor kontak, hingga harga.

Dengan informasi tersebut, calon pengunjung dapat merencanakan kebutuhan akomodasi sebelum tiba di Kukar.

Promosi juga menyasar sektor kuliner, mulai dari makanan khas Kutai hingga tempat makan dan lokasi nongkrong yang dapat dikunjungi selama berada di Tenggarong.

Informasi mengenai nama usaha, lokasi, dan kontak pelaku usaha akan membantu pengunjung menemukan pilihan kuliner sesuai kebutuhan. Langkah ini sekaligus membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Selain penginapan dan kuliner, Dispar Kukar turut mempromosikan sejumlah destinasi wisata yang dapat dikunjungi peserta MTQ dan keluarganya, di antaranya Taman Gubang, Taman Seri, dan Ladaya.

Melalui informasi tersebut, pengunjung diharapkan tidak hanya datang untuk mengikuti atau menyaksikan MTQ, tetapi juga meluangkan waktu menikmati potensi wisata daerah.

Ivan menilai, penyebaran informasi yang mudah diakses dapat membantu wisatawan menentukan tujuan kunjungan sekaligus meningkatkan peluang transaksi bagi pelaku usaha lokal.

Promosi melalui media sosial juga menjadi alternatif pemasaran yang dapat dijalankan dengan menyesuaikan kondisi anggaran daerah. (adv/disparkukar)