GSNews.id – Pemilihan BPD Pengganti Antar Waktu (PAW) Perwakilan Perempuan Desa Batu Timbau Ulu sukses digelar Senin (20/1/2026). Warga tetap antusias meski pemilihan hanya berlangsung satu hari.
Mekanisme Pemilihan Tertib dan Terstruktur
Pemilihan digelar di dua TPS sesuai zona dusun, TPS 1 di Dusun 1 (RT 01, 02, 05) dan TPS 2 di Dusun 2 (RT 03 & 04). Panitia menyiapkan alur pemungutan suara agar semua pemilih dapat menggunakan hak pilihnya dengan tertib dan nyaman.
Heru, panggilan akrab dari Hairul Ibab, perwakilan panitia pelaksana, menjelaskan, “Untuk mekanisme berjalan dengan baik dan sesuai dengan rencana.”
Partisipasi Warga Tetap Tinggi
Heru bilang, pemungutan suara dilakukan bertepatan dengan jam kerja, yaitu pukul 07.00–13.00 WITA. Hal tersebut tidak dijadikan alasan masyarakat untuk tidak hadir dalam proses pemilihan.
Dari total 260 DPT perempuan di TPS 1, sebanyak 152 orang hadir, sedangkan di TPS 2 dari 137 DPT, 89 orang hadir. Meski waktunya singkat, pemilih datang tertib, dan kepadatan TPS serta antrean tetap aman.
“Meskipun waktunya terbatas, warga tetap antusias. Beberapa bahkan mengurus dispensasi ke perusahaan agar bisa menggunakan hak pilihnya,” tambah Heru.

Alasan Pemilihan dan Regulasi
Ia juga mengatakan pemilihan cepat dilakukan karena aturan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur yang melarang tenaga P3K yang baru diangkat menjabat sebagai anggota BPD.
Selain itu, Heru menyebut tahapan PAW seharusnya mengangkat calon peraih suara terbanyak kedua pada pemilihan sebelumnya. Namun, karena Eka Mardiana telah pindah domisili, pemilihan ulang pun dilakukan.
Kandidat dan Hasil Pemilihan
Dua kandidat bertarung, yaitu Noviani dan Dita Apriani. Hasil pemilihan menetapkan Noviani sebagai pemenang. Pemilihan ini dilakukan oleh pemilih perempuan seluruh desa, sehingga hasilnya mencerminkan suara perempuan Desa Batu Timbau Ulu.
“Harapannya Noviani bisa mengemban amanah dengan baik, cepat beradaptasi, dan menjadi mitra pemerintah desa dalam mengawal pembangunan,” harap Heru kepada Noviani.
Langkah Selanjutnya
Setelah pemilihan, panitia langsung berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah kabupaten untuk mengirim seluruh hasil pemilihan ke Sangatta. Selanjutnya, menunggu SK pengangkatan secara kolektif bagi seluruh anggota PAW BPD se-Kabupaten Kutai Timur.
Mewakili Pemerintah Desa Batu Timbau Ulu, Heru mengapresiasi partisipasi warga dan pelaksanaan demokrasi di desa.
“Artinya, sistem demokrasi berjalan baik, pemilih sudah cerdas, dan antusiasme bisa terus ditingkatkan lagi di masa mendatang,” pungkas Heru.


