GSNews.id – Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi alternatif penggerak ekonomi masyarakat Desa Manunggal Jaya, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), ketika kegiatan wisata petik buah belum dapat berjalan optimal.
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Fajar Lestari memilih membantu pemasaran produk lokal karena aktivitas agrowisata bergantung pada kondisi tanaman dan hasil panen.
Ketua Pokdarwis Fajar Lestari, Riyan Pangestu, mengatakan cuaca dan kondisi tanaman dapat memengaruhi kegiatan wisata yang ditawarkan kepada pengunjung. Gagal panen durian dan berkurangnya buah belimbing akibat bunga yang rontok menjadi sejumlah kendala yang dihadapi.
“Kondisi alam juga memengaruhi kegiatan wisata. Misalnya, ketika kami ingin menawarkan wisata petik durian, ternyata durian mengalami gagal panen. Begitu juga dengan belimbing yang bunganya rontok sehingga buahnya tidak banyak,” ujar Riyan, Sabtu (19/9/2026).
Untuk menjaga pemasaran potensi lokal tetap berjalan, Pokdarwis membantu memasarkan sejumlah produk UMKM secara daring. Produk tersebut antara lain madu kelulut, bubuk jahe merah, minyak kayu putih, dan minyak atsiri.
“Karena itu, untuk sementara kami lebih berfokus pada produk UMKM. Kami membantu memasarkan produk seperti madu kelulut, minyak kayu putih, minyak atsiri, dan bubuk jahe merah secara daring,” jelasnya.
Salah satu produk yang dikembangkan masyarakat adalah minyak atsiri. Dalam pengolahannya, kelompok tersebut pernah bekerja sama dengan Universitas Mulawarman dan mendapat bantuan fasilitas penyulingan.
Menurut Riyan, pemasaran produk lokal menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan konsumen sekaligus meningkatkan nilai ekonomi hasil usaha masyarakat.
Meski demikian, pengembangan agrowisata tetap dilanjutkan. Pokdarwis Fajar Lestari bekerja sama dengan petani belimbing, petani jamur, serta pengelola kebun alpukat di kawasan Puncak HR untuk mengembangkan wisata berbasis pertanian dan edukasi.
Melalui pemasaran UMKM dan pengembangan agrowisata secara bertahap, Pokdarwis Fajar Lestari berharap potensi ekonomi Desa Manunggal Jaya dapat terus berkembang, menyesuaikan kondisi alam dan kesiapan kegiatan wisata. (adv/disparkukar)



