GSNews.id – Produk olahan ikan hingga jasa wisata perahu menjadi peluang usaha yang bisa dikembangkan di kawasan Danau Uwis, Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Potensi ini dapat mendorong perekonomian warga jika didukung akses, fasilitas, dan pengelolaan destinasi yang lebih terarah.
Ketua Pokdarwis Puluhan Nusa, Medri, menilai pengembangan Danau Uwis perlu melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk membangun pola usaha yang jelas dan berkelanjutan.
Menurut Medri, pengelolaan wisata tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Dukungan fasilitas dan perencanaan usaha diperlukan agar potensi destinasi dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
“Harapannya, sektor pariwisata ini bisa dibahas bersama agar ada pola pengelolaan usaha yang jelas. Dengan begitu, pengembangan destinasi tidak hanya bergantung pada kemampuan Pokdarwis,” ujar Medri, Sabtu (24/10/2026).
Selain pengelolaan, kemudahan akses menuju lokasi juga menjadi perhatian. Medri mengusulkan perbaikan jalur dari SP 2 menuju Tempuran Darat agar perjalanan masyarakat dan wisatawan menuju kawasan danau lebih mudah.
Ia juga mendorong penambahan pilihan aktivitas wisata, terutama ketika kondisi air tidak memungkinkan pengunjung melakukan susur danau dengan perahu. Dengan begitu, daya tarik Danau Uwis dapat dikembangkan melalui beragam kegiatan.
Peluang ekonomi lainnya berasal dari produk lokal, seperti kerupuk ikan dan ikan asap. Produk tersebut berpotensi dipasarkan kepada wisatawan sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, keberadaan kios atau pusat promosi khusus masih dibutuhkan agar produk warga lebih mudah dijangkau pengunjung.
Medri menyebut sejumlah usulan pengembangan pariwisata telah disampaikan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) pada 2025. Ia berharap pembahasan bersama pemerintah desa dan BUMDes dapat ditindaklanjuti dengan rencana kerja yang lebih konkret.
Dengan dukungan akses, fasilitas, dan pengelolaan usaha yang terintegrasi, Danau Uwis berpeluang menjadi destinasi yang tidak hanya menawarkan rekreasi, tetapi juga membuka sumber pendapatan baru bagi masyarakat setempat. (adv/disparkukar)




