Dispar Kukar Dorong Destinasi Wisata di Tiap Kecamatan Terus Berkembang

Teks Foto Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara Awang Agus Darmawan.

GSNews.id – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mendorong pengembangan destinasi wisata yang berada di sejumlah kecamatan agar dapat tumbuh dan memberikan dampak bagi masyarakat setempat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispar Kukar Awang Agus Dharmawan mengatakan, pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menyiapkan sumber ekonomi alternatif di tengah ketergantungan terhadap sumber daya alam.

“Kita terus mendorong destinasi-destinasi wisata yang ada di kecamatan agar bisa bangkit dan berkembang,” ujar Awang, Selasa (18/8/026).

Menurutnya, pengembangan pariwisata sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah untuk tidak terus mengandalkan sektor sumber daya alam yang memiliki keterbatasan.

“Ini sesuai dengan visi dan misi pimpinan di Kukar bahwa ke depan kita tidak bisa terus mengandalkan sumber daya alam karena suatu saat akan habis,” katanya.

Ia menilai sektor pariwisata memiliki potensi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan selama pengelolaannya dilakukan secara maksimal. Karena itu, pemerintah daerah mendorong masyarakat untuk ikut terlibat dalam pengelolaan destinasi wisata.

“Kalau objek wisata, sepanjang kita bisa mengelolanya secara maksimal, potensi tersebut tidak akan habis,” jelasnya.

Awang juga menilai keterlibatan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dalam pengelolaan destinasi menjadi salah satu faktor penting. Pengelolaan oleh masyarakat setempat dinilai dapat meningkatkan rasa memiliki terhadap potensi wisata di daerah mereka.

“Apalagi kalau objek wisata dikelola oleh kelompok sadar wisata atau Pokdarwis dari daerah setempat, insya Allah akan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Menurut Awang, keterlibatan masyarakat juga dapat menumbuhkan kebanggaan terhadap daerah sekaligus membuat pengelolaan wisata lebih sesuai dengan kondisi setempat.

“Pertama, ada rasa memiliki. Kedua, ada rasa bangga ketika daerahnya menjadi tujuan wisata,” ujarnya.

Selain itu, anggota Pokdarwis umumnya merupakan masyarakat yang tinggal di sekitar destinasi. Kondisi tersebut membuat mereka lebih memahami karakteristik, kondisi, serta potensi wisata yang dimiliki wilayahnya.

“Ketiga, anggota Pokdarwis juga merupakan masyarakat sekitar yang memang memahami kondisi dan potensi wilayahnya,” pungkas Awang. (Adv/Dispar Kukar)