Hanya 1-0, Tapi Dampaknya Besar: Borneo FC Makin Tak Terkejar

Momen ketika wasit meniup peluit akhir pertandingan. (Sumber: tangkapan layar YouTube Indosiar)

GSNews.id – Borneo FC kembali menunjukkan ketangguhannya di kandang sendiri setelah menekuk Madura United dengan skor 1-0 pada pekan ke-13 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (22/11/2025) malam.


Gol tunggal penentu kemenangan dicetak oleh striker asal Brasil berusia 31 tahun, Douglas Coutinho, pada menit 89.


Kemenangan ini membuat Pesut Etam mencatat rekor sempurna, menyapu bersih 11 pertandingan musim ini dengan kemenangan.


Madura United Buang Peluang Emas


Pertandingan berlangsung ketat sejak awal. Madura United memiliki kesempatan terbaik di menit 74 lewat titik putih setelah salah satu pemainnya dijatuhkan di kotak penalti. Namun eksekusi tersebut berhasil digagalkan Nadeo Argawinata, yang sigap menepis bola dan membuat ribuan suporter di Segiri bersorak.


Penyelamatan tersebut menjadi momen penting yang mengubah arah pertandingan.


Masuknya Sihran Ubah Irama, Coutinho Jadi Penentu


Perubahan strategi Borneo FC terbukti ampuh ketika Muhammad Sihran masuk pada menit 76. Winger lincah itu langsung mengacak-acak sisi kiri pertahanan Madura United, menciptakan tekanan beruntun dan mempersempit ruang gerak bek-bek lawan.


Hasilnya terlihat di menit 89. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Douglas Coutinho yang tampil sebagai starter berhasil menyambar bola dan mengoyak jala Madura United. Gol tersebut memastikan tiga poin tetap berada di Samarinda dan membuat Borneo FC menjaga tren kemenangan tanpa cela.

Suporter Rayakan Kemenangan dengan Penuh Euforia

Usai pertandingan, euforia suporter Borneo FC langsung pecah begitu peluit panjang dibunyikan. Ribuan Pusamania bersorak merayakan kemenangan dramatis yang kembali memperpanjang rekor sempurna tim kesayangan mereka.


Di antara kerumunan, seorang suporter bernama Nur Abidin (35) mengungkapkan rasa bangganya atas performa Pesut Etam, terutama berkat gol Coutinho dan penyelamatan krusial Nadeo.


“Ini bukan sekadar tiga poin, tapi bukti mental juara Borneo FC. Penyelamatan penalti Nadeo itu benar-benar menjadi momen yang menyelamatkan kami, dan gol Coutinho di menit akhir bikin stadion pecah,” ujarnya kepada awak media.


“Kami bangga, dan jujur saja… musim ini rasanya Borneo FC makin tak terbendung.” tutup Bidin, salah satu pentolan dari Pusamania.