GSNews.id – Presiden Iran Masoud Pezeshkian bertolak ke New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9/2025), untuk menghadiri Sidang Tahunan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ke-80. Pezeshkian dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan Majelis Umum pada Rabu (24/9/2025) pagi waktu setempat.
Selain berpidato dari mimbar utama PBB, Presiden Iran juga diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara dan Sekretaris Jenderal PBB António Guterres. Dalam rangkaian kunjungannya, Pezeshkian akan mengikuti berbagai forum internasional, dialog dengan lembaga kajian, serta bertemu komunitas diaspora Iran di Amerika Serikat.
Kunjungan ini menjadi bagian dari diplomasi aktif Iran di panggung global, sekaligus melanjutkan tradisi para presiden Iran yang rutin menghadiri Sidang Umum PBB setiap September. Sidang tahun ini mengusung tema “Better Together: 80 Years and Beyond for Peace, Development, and Human Rights” dan dihadiri delegasi dari 193 negara anggota PBB.
Pezeshkian merupakan presiden Iran ke-24 yang hadir di Sidang Umum PBB sejak Revolusi Islam. Ia sebelumnya juga berpidato di forum yang sama pada 2024, tidak lama setelah dilantik sebagai presiden. Kehadirannya tahun ini berlangsung di tengah dinamika geopolitik yang memanas di kawasan Timur Tengah, menyusul meningkatnya ketegangan antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
Pemerintah Iran menyatakan tetap berkomitmen pada diplomasi multilateral dan prinsip nonproliferasi nuklir. Teheran juga menegaskan partisipasinya di PBB sebagai upaya menyampaikan posisi resmi negara, membangun komunikasi internasional, serta memperkuat peran Iran dalam isu perdamaian, stabilitas kawasan, dan kerja sama global.
Sidang Majelis Umum PBB ke-80 berlangsung pada 22–28 September 2025 di markas besar PBB, New York, dan menjadi salah satu forum diplomasi paling penting di dunia.
(ntdkplw)



