Pesta Laut Tempoe Doeloe 2026 Hadirkan Ritual Adat hingga Selawatan Habib Syekh

Poster Pesta Laut Tempoe Doeloe 2026 yang Menghadirkan beragam pertunjukan Seni Budaya, Tradisi Masyarakat Pesisir Serta Sholawatan Bersama Habib Syech di Samboja, Kukar

GSNews.id – Pesta Laut Tempoe Doeloe 2026 akan kembali digelar di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada 15–18 Oktober 2026.

Berpusat di halaman Pasar Samboja Kuala, kegiatan ini memadukan pelestarian tradisi nelayan, kegiatan keagamaan, hiburan, dan promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ketua Panitia Pesta Laut Samboja, Muhammad Saleh, mengatakan persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 90 persen. Panggung utama dan stan UMKM telah berdiri, sementara para pengisi acara mulai mempersiapkan kebutuhan penampilan masing-masing.

“Persiapan sudah sekitar 90 persen. Panggung utama dan stan-stan juga sudah berdiri. Para pelaku UMKM dan pengisi acara mulai bisa mengecek tempat masing-masing,” ujarnya, Rabu (14/10/2026).

Rangkaian kegiatan diawali pada Kamis (15/10/2026) malam melalui ritual adat yang menjadi bagian dari tradisi masyarakat Samboja, dilanjutkan prosesi injak bara.

Pada Jumat (16/10/2026) pagi sekitar pukul 08.00 Wita, nelayan bersama masyarakat melaksanakan tradisi malarung sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki dan hasil laut. Kegiatan tersebut juga direncanakan dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Kukar.

Malam harinya, panggung pembukaan diisi 13 talenta lokal dari sejumlah wilayah, termasuk Tenggarong, Samboja, dan Samboja Barat. Penampilan yang disuguhkan meliputi seni tari dan musik.

Sementara itu, agenda keagamaan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) malam melalui selawatan bersama Habib Syekh. Acara diawali penampilan kelompok selawat lokal, dilanjutkan salat Isya berjemaah, kemudian kegiatan utama bersama Habib Syekh.

Pada Minggu (18/10/2026), panggung kembali diramaikan talenta lokal dan sejumlah musisi hingga malam hari sebagai bagian dari rangkaian penutupan festival.

Saleh berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pelaku UMKM untuk memperluas pemasaran produk dan meningkatkan penjualan selama festival berlangsung.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, Awang Agus Dharmawan, menyambut positif penyelenggaraan Pesta Laut Samboja yang menjadi salah satu agenda rutin pariwisata daerah.

“Alhamdulillah, kegiatan ini bisa kembali berjalan tahun ini dan Dinas Pariwisata bisa mendukung pelaksanaannya. Harapannya, seluruh rangkaian acara berlangsung lancar,” ujarnya.

Melalui perpaduan tradisi, kegiatan keagamaan, dan hiburan, Dispar Kukar berharap Pesta Laut Tempoe Doeloe dapat menjaga warisan budaya masyarakat pesisir sekaligus memperkuat daya tarik wisata Samboja. Keterlibatan UMKM juga diharapkan mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama kegiatan berlangsung. (adv/disparkukar)