GSNews.id – Kemampuan mengelola destinasi menjadi bekal penting bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Danau Biru dalam mengembangkan wisata di Desa Panca Jaya, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).
Untuk mendukung upaya tersebut, sejumlah pengurus dan anggota Pokdarwis telah mengikuti pelatihan yang difasilitasi Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar. Materinya mencakup pengelolaan desa wisata, pengembangan UMKM hingga pemanfaatan teknologi informasi.
Ketua Pokdarwis Danau Biru, Masdar, mengatakan dirinya telah mengikuti pelatihan sebanyak dua kali. Kesempatan serupa juga diperoleh sekretaris dan wakil ketua, sedangkan beberapa anggota lainnya telah mengikuti pelatihan satu kali.
“Kalau saya sendiri sudah dua kali mengikuti pelatihan,” kata Masdar saat dihubungi, Senin (5/10/2026).
Menurutnya, materi pelatihan memberikan tambahan pengetahuan yang dapat diterapkan untuk mendukung pengelolaan destinasi sekaligus membuka peluang pengembangan usaha masyarakat di sekitar kawasan wisata.
Namun, penerapan teknologi informasi masih menjadi pekerjaan yang perlu diperhatikan. Pokdarwis membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan khusus agar pemanfaatan teknologi bisa berjalan optimal, terutama untuk menunjang promosi wisata.
“Kalau untuk teknologi informasi memang masih membutuhkan orang yang memahami bidang itu,” ungkapnya.
Meski masih menghadapi keterbatasan, Pokdarwis berupaya menerapkan pengetahuan yang telah diperoleh secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan.
Masdar berharap peningkatan kapasitas pengelola dapat berjalan seiring dengan pembenahan fasilitas dan pengembangan atraksi wisata. Dengan begitu, Danau Biru diharapkan mampu memberikan pelayanan yang semakin baik sekaligus meningkatkan daya tariknya bagi wisatawan. (adv/disparkukar)


