GSNews.id – Wisata gua di Desa Sanggulan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berpeluang menjadi pintu promosi bagi produk usaha masyarakat setempat. Pokdarwis Benua Raya pernah mengajak wisatawan mengunjungi tempat pengolahan gula merah sebagai bagian dari pengalaman berwisata.
Ketua Pokdarwis Benua Raya, Sopian, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memperkenalkan potensi ekonomi lokal kepada pengunjung. Dengan begitu, wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mengenal produk yang dihasilkan warga.
“Untuk saat ini, kerja sama dengan UMKM masih terbatas. Kami pernah mengajak pengunjung mengikuti kegiatan wisata gua sekaligus mengunjungi tempat pengolahan gula merah di Desa Sanggulan,” ujar Sopian, Senin (14/9/2026).
Dalam kunjungan itu, wisatawan berkesempatan melihat produk gula merah yang menjadi salah satu hasil usaha masyarakat Desa Sanggulan. Kegiatan ini sekaligus membuka ruang promosi bagi pelaku usaha lokal melalui kunjungan langsung.
“Jadi, pengunjung tidak hanya menikmati wisata alam, tetapi juga bisa melihat produk unggulan desa, salah satunya gula merah,” katanya.
Meski sudah pernah dilakukan, kolaborasi antara Pokdarwis dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) tersebut masih terbatas. Kegiatan pengenalan produk lokal belum dikembangkan menjadi rangkaian wisata yang rutin.
Padahal, perpaduan wisata alam dengan aktivitas ekonomi masyarakat dapat memberikan pengalaman yang lebih beragam bagi pengunjung. Wisatawan bisa mengenal lingkungan alam sekaligus melihat proses produksi dan potensi usaha yang berkembang di desa.
Ke depan, Pokdarwis Benua Raya berpeluang memperluas kerja sama dengan pelaku UMKM agar produk lokal mendapat ruang promosi yang lebih besar. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperkaya daya tarik wisata Desa Sanggulan sekaligus membuka peluang manfaat ekonomi bagi masyarakat. (adv/disparkukar)




