Wisata Gua Sanggulan Kukar Diperkuat Peralatan dan Fasilitas Pendukung

wisata gua sanggulan di kukar.

GSNews.id – Pengembangan wisata gua di Desa Sanggulan, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), mulai diperkuat melalui penambahan perlengkapan penjelajahan dan fasilitas pendukung. Dukungan pemerintah desa menjadi salah satu faktor yang membantu Pokdarwis meningkatkan kesiapan destinasi wisata alam tersebut.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Sanggulan, Sopian, mengatakan ketersediaan peralatan wisata gua kini lebih baik dibandingkan sebelumnya. Perlengkapan tersebut diperlukan untuk menunjang aktivitas pengunjung saat menjelajahi gua, khususnya destinasi yang memiliki aliran air.

“Alhamdulillah, sekarang sudah ada perkembangan. Dari segi fasilitas, sebelumnya kami belum memiliki peralatan yang memadai. Sekarang kami sudah mempunyai perlengkapan yang cukup untuk kegiatan wisata gua,” ujar Sopian, Sabtu (12/9/2026).

Ia menyebutkan, perlengkapan yang tersedia antara lain senter, helm, dan jaket pelampung. Peralatan tersebut merupakan dukungan pemerintah desa untuk menunjang kegiatan wisata berbasis petualangan alam.

Selain perlengkapan penjelajahan, pemerintah desa turut mendukung pembangunan fasilitas umum berupa gazebo dan toilet. Keberadaan sarana tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung saat berwisata.

“Selain itu, desa juga memberikan dukungan terhadap fasilitas pendukung, seperti gazebo dan WC. Jadi, perkembangan sarana dan prasarana wisata kami cukup pesat,” katanya.

Salah satu potensi wisata unggulan Desa Sanggulan adalah Goa Binuang. Destinasi ini menawarkan pengalaman menyusuri sungai bawah tanah sepanjang kurang lebih 300 meter, dengan formasi batuan alami dan aliran air.

Selain Goa Binuang, desa tersebut juga memiliki Goa Labirin dengan celah-celah batu yang unik serta Goa Tanjak Langit. Ketiga destinasi ini menjadi bagian dari potensi wisata gua yang dapat dikembangkan untuk menarik pengunjung yang menyukai wisata alam dan petualangan.

Menurut Sopian, peningkatan sarana dan prasarana menjadi modal bagi Pokdarwis untuk melanjutkan pengembangan destinasi wisata di desa tersebut.

“Iya, dari segi sarana dan prasarana sudah lumayan memadai dibandingkan sebelumnya,” ungkapnya.

Meski fasilitas mulai bertambah, pengembangan wisata gua tetap perlu memperhatikan aspek keselamatan. Kesiapan pemandu, kelayakan perlengkapan, kondisi jalur penjelajahan, serta pemeliharaan fasilitas menjadi hal penting untuk mendukung kegiatan wisata.

Dengan dukungan sarana yang semakin baik dan pengelolaan yang memperhatikan keselamatan, potensi wisata gua Desa Sanggulan diharapkan dapat dikembangkan secara berkelanjutan. (adv/disparkukar)