GSNews.id —Setiap 8 Agustus, masyarakat dunia memperingati Hari Kucing Sedunia atau International Cat Day. Pada 2025, peringatan ini jatuh pada Jumat (8/8/2025) dan kembali menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan kucing, baik yang dipelihara maupun yang hidup di jalanan.
Hari Kucing Sedunia diperingati sebagai bentuk penghargaan terhadap peran kucing yang telah hidup berdampingan dengan manusia selama ribuan tahun. Selain dikenal sebagai hewan peliharaan, kucing juga kerap memberikan manfaat emosional bagi pemiliknya, mulai dari mengurangi rasa stres hingga menemani saat merasa kesepian.
Meski demikian, peringatan ini juga menyoroti masih banyaknya kucing yang belum mendapatkan perlakuan layak. Di berbagai daerah, kucing liar masih menghadapi persoalan kelaparan, penyakit, penelantaran, hingga kekerasan. Kondisi tersebut menjadi perhatian para pegiat kesejahteraan hewan dan komunitas pecinta kucing.
Sejumlah komunitas dan organisasi penyayang hewan memanfaatkan momen ini untuk mengampanyekan kepedulian terhadap kucing. Masyarakat diajak berperan aktif melalui langkah sederhana, seperti memberi makan kucing liar, mendukung program sterilisasi untuk mengendalikan populasi, serta memilih adopsi dari shelter dibandingkan membeli hewan peliharaan.
Para pegiat juga mengingatkan bahwa kucing merupakan makhluk hidup yang memiliki perasaan dan membutuhkan perlindungan. Banyak tempat penampungan hewan saat ini masih menghadapi keterbatasan ruang dan pendanaan untuk merawat kucing terlantar.
Melalui peringatan Hari Kucing Sedunia, masyarakat diharapkan tidak hanya merayakannya secara simbolis, tetapi juga menumbuhkan empati dan tanggung jawab bersama. Kepedulian yang berkelanjutan dinilai dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih aman dan layak bagi kucing serta hewan lainnya.
(ntdkplw)




