GSNews.id – Memasuki pertengahan November, cuaca di Kota Samarinda diprediksi masih berada dalam pola cuaca basah. Berdasarkan rilis Stasiun Meteorologi Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, wilayah ini akan didominasi mendung dan hujan dengan intensitas bervariasi pada 15–16 November 2025. Periode November memang menjadi salah satu fase awal musim hujan di Kalimantan Timur, sehingga potensi hujan pada malam hari cenderung meningkat.
15 November 2025: Berawan Sejak Pagi, Hujan Petir Jelang Tengah Malam
Sabtu (15/11/2025), cuaca Samarinda diprakirakan berawan tebal mulai pagi hingga siang. Hujan ringan muncul sejak pukul 14.00 Wita dan berlangsung hingga sore. Malam harinya, sekitar pukul 23.00 Wita, potensi hujan petir diprediksi terjadi sebelum kembali melemah menjadi hujan ringan pada dini hari.
Kondisi cuaca yang berubah-ubah ini berpotensi mengganggu aktivitas luar ruang, terutama di kawasan rawan genangan atau jalur lalu lintas yang mudah licin saat hujan.
16 November 2025: Mendung Berlanjut, Hujan Menyusul pada Larut Malam
Pada Minggu (16/11/2025), langit Samarinda kembali diselimuti mendung sejak pagi hingga malam. Hujan baru diperkirakan turun menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.00 Wita, dengan intensitas ringan dan dapat berlanjut hingga dini hari.
Suhu, Kelembapan, dan Angin
Selama dua hari tersebut, suhu udara berada di kisaran 23–31°C dengan kelembapan tinggi 66–99%, kondisi yang umum terjadi saat pembentukan awan hujan meningkat.
Arah angin pun bervariasi:
15 November: bertiup dari Timur Laut dengan kecepatan 0–12 km/jam.
16 November: berputar dari Barat Laut dengan kecepatan 1–11 km/jam.
Imbauan untuk Masyarakat
Dengan potensi hujan dan cuaca ekstrem pada malam hari, warga—terutama pengendara motor, pekerja lapangan, dan masyarakat yang tinggal di bantaran sungai—diimbau tetap waspada terhadap genangan dan jalan licin.
Prakiraan ini bersifat umum dan dapat berubah seiring dinamika atmosfer. Pemantauan rutin melalui informasi resmi BMKG sangat disarankan sebelum merencanakan aktivitas harian.




