Dispar Kukar Jadikan Jam Bentong Ruang Kreatif, Fasilitasi Kreator Konten Gratis

Flyer program Ayo Ngonten di Jam Bentong yang digagas Dispar Kukar.

GSNews.id – Masyarakat, khususnya generasi muda, kini memiliki ruang untuk berkarya sekaligus membantu mengenalkan pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Melalui program Ayo Ngonten di Jam Bentong, Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar menyediakan fasilitas listrik dan Wi-Fi gratis bagi pengunjung yang ingin membuat konten digital.

Program ini memanfaatkan kawasan Jam Bentong di Tenggarong sebagai ruang kreatif terbuka. Berbagai kalangan, mulai dari kreator konten, fotografer, vlogger, influencer hingga komunitas, dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk menghasilkan karya promosi pariwisata.

Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Pariwisata Dispar Kukar, Awang Ivan Ahmad, mengatakan program ini menjadi salah satu strategi promosi alternatif di tengah keterbatasan anggaran. Pihaknya memilih mengoptimalkan fasilitas yang sudah tersedia agar kegiatan pemasaran pariwisata tetap berjalan.

“Karena itu, kami melihat peluang dan kekuatan yang kami miliki, salah satunya Jam Bentong yang sudah dilengkapi internet, listrik, dan lokasi yang representatif untuk kegiatan promosi,” ujar Ivan, Rabu (28/10/2026).

Melalui fasilitas tersebut, pengunjung bisa menghasilkan berbagai format konten, seperti foto, video, Reels, TikTok, vlog hingga siaran langsung. Materi yang dibuat diharapkan tidak hanya menampilkan Jam Bentong, tetapi juga memperkenalkan kekayaan wisata, budaya, sejarah, dan alam Kukar.

Untuk berpartisipasi, pengunjung diminta mengisi buku tamu, mengikuti akun media sosial resmi Visiting Kutai Kartanegara, serta mengunggah konten dengan berkolaborasi bersama akun tersebut. Kreator juga diarahkan menggunakan tagar #JamBentong, #WisataKukar, dan #KukarAsiaWonders serta menandai akun Instagram @visiting.kutai.kartanegara.

Ivan menegaskan, setiap konten yang dihasilkan diharapkan memiliki unsur promosi daerah. Kreator juga diminta menjaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan lingkungan, termasuk berkoordinasi dengan petugas apabila melakukan aktivitas pada malam hari.

“Yang terpenting, mereka juga harus ikut mempromosikan objek wisata di Tenggarong dan sekitarnya saat melakukan live streaming atau membuat konten. Jadi, ada nilai promosi wisata yang disampaikan kepada audiens mereka,” jelasnya.

Selain program pembuatan konten, Dispar Kukar berencana memperluas fungsi Jam Bentong sebagai tempat berkreasi bagi pelajar dan komunitas musik. Sejumlah peralatan seperti elektone dan drum elektrik telah tersedia, sedangkan gitar, bass, dan perlengkapan musik lainnya direncanakan menyusul.

“Insyaallah, ke depan Jam Bentong akan menjadi ruang kreasi. Kami sudah memiliki elektone dan drum elektrik, kemudian akan ditambah gitar, bass, dan alat musik lainnya,” katanya.

Melalui inisiatif ini, Dispar Kukar ingin menjadikan Jam Bentong lebih dari sekadar ikon wisata Tenggarong. Kawasan tersebut diharapkan berkembang menjadi tempat berkumpul, berkarya, sekaligus pusat promosi wisata yang melibatkan kreativitas masyarakat. (adv/disparkukar)